Archive for September, 2007

Tips Bugar Sepanjang Hari

Posted: September 28, 2007 by Eva in Kesehatan

bugar.jpg

TIPS BUGAR SEPANJANG HARI

Sepanjang minggu kita bekerja, mulai pagi hingga petang. Tak jarang di akhir
minggu kita masih terus bekerja. Tak usah heran, karena tubuh kita dirancang

secara sempurna untuk bekerja, membangun bumi ini sebaik-baiknya demi

kesejahteraan kita dan generasi mendatang. Adakalanya kita melalui suatu

hari dengan penuh semangat, energetik, seolah tak kenal lelah. Sebaliknya,

tak jarang pula kita isi suatu hari dengan kelesuan, loyo dan murung. Memang

suasana hati dan fisik senantiasa naik turun. Meski begitu, bekerja seharian

penuh bersama hati dan fisik yang bugar selalu menyenangkan. Sedangkan,

bekerja bersama pikiran ruwet dan tubuh yang lesu, jauh dari kata

menyenangkan. Karena itu ada baiknya kita mensiasati bagaimana kita bisa

menumbuhkan kebugaran, menemukan energi dan semangat bekerja sepanjang hari.

Hukum bekerja itu sederhana saja: bila hati senang, kerja pun baik. Berikut

beberapa tips yang bisa anda coba untuk menemukan kebugaran jiwa dan tubuh

sepanjang hari kerja yang padat.

1. Mulailah hari anda dengan pikiran positif.

Ketika pertama kali anda membuka pelupuk mata di pagi hari, ucapkan syukur
bahwa anda masih diberi kesempatan untuk menjalani hari ini. Bersiaplah

untuk memberikan sesuatu yang terbaik dari diri anda untuk bumi ini. Lakukan

khusyu, kontemplasi, meditasi atau apa pun namanya. Ini baik agar pikiran

anda jernih dan positif. Setelah itu, ada baiknya anda setel musik ceria

kegemaran anda. Lalu, go, go, go, siap bekerja.

2. Lakukan olahraga ringan.

Berikan kebugaran pada tubuh anda dengan melakukan olahraga ringan. Hirup
udara banyak-banyak. Biarkan tubuh anda bergerak dan berkeringat. Namun, tak

usah terlalu ngoyo. Lebih baik lagi, bila anda lakukan itu bersama-sama

dengan pasangan, anak-anak, atau teman-teman anda.

3. Jangan lupa sarapan secukupnya.

Sarapan adalah pemasok bahan bakar terpenting  (gula darah) bagi tubuh.
Sarapan bukan hanya bermanfaat di pagi hari, namun juga siang dan sore hari.

Sarapan akan menghindari anda dari jajan di jam kerja, sehingga membantu

anda menjaga berat tubuh, menguatkan daya pikir dan mempertahankan semangat

kerja. Namun demikian, yang penting adalah jenis makanan yang anda makan

haruslah lengkap, terutama protein yang bisa mempertahankan kadar gula darah

sepanjang hari. Bila perlu tambahkan susu. Agar anda berselera, susun menu

yang bervariasi.

4. Atur kegiatan hari anda sebaik-baiknya.

Sebelum anda bekerja, aturlah rencana kerja anda hari ini. Susun sebaik-baiknya sesuai dengan skala prioritas pencapaian tugas. Aturlah tugas-tugas anda sedemikian rupa agar anda tidak mudah kelelahan di pagi hari. Buat jadwal yang selang-seling dan sediakan waktu untuk istirahat. Meski begitu bersikaplah fleksibel untuk mengubah rencana anda. Segala
sesuatunya bisa terjadi. Belajarlah untuk membagi dan mendelegasikan tugas.

 5. Jaga terus kesegaran tubuh anda.

Jangan melulu duduk di belakang meja, sekali-kali bergerak dan berkeringatlah. Rasakan darah anda mengalir, dan oksigen memenuhi rongga dada anda. Minum air putih segar banyak-banyak untuk menjaga kebugaran
tubuh.

6. Istirahat itu penting.

Bekerja terus boleh-boleh saja, namun tanpa diselingi istirahat, anda akan
cepat jatuh loyo. Bahkan, petinju yang bertanding pun harus rehat selama

satu menit setiap tiga menitnya. Lakukan relaksasi dan peregangan untuk

tubuh anda, tarik nafas dalam-dalam, pejamkan mata anda sejenak, di

sela-sela pekerjaan anda. Jangan sia-siakan waktu rehat makan siang, tetapi

jangan makan terlalu kenyang. Ini malah membuat anda mengantuk. Makanlah

banyak sayur dan buah segar. Jangan tergoda untuk mengkonsumsi makanan

ringan kecuali bila anda benar-benar membutuhkannya.

7. Temukan kegembiraan dalam setiap keadaan.

Bugar bukan hanya kuat, namun segar dan penuh kegembiraan. Jangan jauhkan humor dari pekerjaan anda. Seberat-beratnya persoalan pasti ada jalan keluarnya. Serius tapi rileks. Jaga terus pikiran positif anda. Jauhi emosi negatif yang menghabiskan energi saja. Tetap jalin hubungan sosial dengan rekan-rekan anda.

8. Selesaikan pekerjaan kantor di kantor

Tuntaskan pekerjaan kantor di kantor. Ini mendorong anda untuk bekerja
produktif. Gunakan waktu setelah kerja untuk kehidupan pribadi, keluarga dan

orang-orang yang anda cintai. Isi pula dengan kegiatan sosial yang

memperhatikan sesama, menyalakan api spiritual diri anda, memperbaiki

lingkungan, dan sebagainya.

9. Cukupkan kebutuhan tidur anda. Kendaraan pun perlu beristirahat. Juga tubuh dan jiwa anda. Dan tempat istirahat terbaik adalah tidur yang nyenyak dan cukup. Aturlah jam tidur dan bangun yang teratur. Ini baik untuk kebugaran anda esok hari.

10. Perbanyak bersyukur.

Buka hari anda dengan bersyukur, tutup juga hari anda dengan bersyukur. Jaga
terus pikiran positif anda. Sudahlah, jauhkan kecemasan karena terlalu

banyak harapan dan angan-angan. Nikmati apa yang dianugerahkan pada anda

selama ini. Rasakan betapa kaaaaayanya hidup anda…!

Dikutip dari milis inspirasi punya Bro Yunus  

Berbagai Khasiat Daun Kemangi

Posted: September 28, 2007 by Eva in Kesehatan

daun kemangi

Berbagai Khasiat Daun Kemangi

KEMANGI (Sunda: surawung) tidak asing lagi bagi kita, sering kita jumpai
di pasar tradisoinal ataupun dipajang di rak-rak pasar swalayan yang
dijual dalam ikatan-katan kecil. Harganya bisa dibilang relatif murah,
kita biasa membelinya sekadar untuk lalap atau sebagai bumbu aromatik
dalam masakan.
Kemangi merupakan anggota famili lamiaceae yang berarti kelompok tanaman
dengan bunga berbibir. Nama genus kemangi adalah ocimum yang berarti
tanaman beraroma. Aroma khas tersebut muncul dari daunnya. Kemangi
berkerabat dekat dengan tanaman selasih (ocimun sancium), daun mint
(mentha arvensis), dan daun bangun-bangun alias daun jinten (coleus
amboinicus). Daun mint di Sunda dikenal dengan karesmen, lazim dilalap
mentah. Kerabat yang paling dekat dengan kemangi adalah basil (ocimun
amboinicus).

Di Jakarta, basil segar hanya dijual di pasar swalayan yang dikemas
dalam wadah tabung kecil. Daun basil banyak digunakan sebagai bumbu
aromatik untuk campuran masakan Italia, seperti saus sphagetti atau saus
pizza. Tanaman basil inilah yang kemudian menurunkan bermacam-macam
varietas kemangi.

Kemangi yang ada di Indonesia bernama botani ocimum basillicum. Karena
tumbuhnya menyemak, kemangi dikelompokkan dalam kelompok basil semak
(bush basil).

Di Jakarta, kemangi lazim digunakan dalam sajian khas Betawi, seperti
laksa ataupun nasi ulam. Di Jawa Barat, kemangi alias surawung digunakan
dalam beragam masakan Sunda yang lezat seperti ulukutek oncom leunca
(tumis leunca), pais lauk (pepes ikan), laksa bogor ataupun karedok.
Sementara di daerah Jawa Timur, daun kemangi disajikan dengan nasi
krawu, botok, trancam (urap), pencek tempe ataupun ikan bumbu pesmol
yang rasanya kurang pas dan juga kurang nikmat tanpa daun kemangi. Dalam
khazanah masakan khas Menado — seperti bubur gurih komplet — dibubuhi
kemangi sebagai pelengkap sajian.

Di India dan sebagian wilayah di Afrika, seduhan ”teh kemangi” lazim
disajikan menggantikan seduhan daun teh asli. Minuman tersebut biasanya
disajikan pada saat pergantian musim, yaitu ketika orang mudah terserang
batuk, pilek, ataupun demam.

Berbeda dengan di Eropa, di sana kemangi disuling dan diambil minyak
atsirinya. Minyak atsiri kemangi banyak digunakan sebagai bahan campuran
pembuatan obat ataupun untuk perawatan tubuh seperti sabun mandi, biang
parfum, body lotion, minyak gosok, permen pelega tenggorokan, dan juga
minyak aroma terapi.

Menurut ”Daftar Komposisi Bahan Makanan” Direktorat Gizi Departemen
Kesehatan RI, kemangi termasuk sayuran kaya provitamin A. Setiap 100 g
daun kemangi terkandung 5.000 SI vitamin A. Kelebihan lainnya, kemangi
termasuk sayuran yang banyak mengandung mineral kalsium dan fosfor,
yaitu sebanyak 45 dan 75 mg per 100 g daun kemangi.

BANGSA kita telah lama mengenal kemangi sebagai makanan fungsional yang
lezat sekaligus berkhasiat obat. Secara turun-temurun, kemangi
dimanfaatkan untuk mengatasi perut kembung atau masuk angin. Apabila
bayi dan balita Anda menderita kembung atau demam, oleskan saja remasan
kemangi bersama bawang merah dan minyak kelapa pada bagian perut, dada,
dan punggung (karena bayi belum bisa makan).

Apabila kita menghadapi masalah-masalah dengan bau badan, bau mulut,
atau ASI macet, dapat diatasi dengan membiasakan diri mengonsumsi lalap
kemangi segar. Cara lainnya, minum air perasan daun kemangi yang telah
dihaluskan bersama daun beluntas dan daun kunyit. Dalam buku ”A
Dictionary of Practical Material Medical”, John Henry M. menyebutkan,
sari daun kemangi berkhasiat menyembuhkan diare, nyeri payudara, batu
ginjal, gangguan pada vagina, dan juga dapat mengatasi albuminaria,
yaitu adanya konsentrasi albumin di dalam urin.

Menurut tim peneliti dari Center for New Crops and Plant Products,
Purdue University, AS, daun kemangi terbukti ampuh untuk menyembuhkan
sakit kepala, pilek, diare, sembelit, cacingan, dan gangguan ginjal.
Mereka pun mengemukakan keampuhan pengobatan menggunakan daun kemangi,
yaitu dapat mengatasi sakit maag, perut kembung, masuk angin,
kejang-kejang, dan badan lesu. Selain itu, aroma kemangi dapat menolak
gigitan nyamuk.

Sejak zaman dahulu, kemangi disuling untuk diambil sari minyak
atsirinya. John Henry menggolongkan minyak kemangi sebagai minyak atsiri
tinggi. Artinya, aroma kemangi segera hilang setelah 24 jam dioleskan ke
tubuh. Sebagai perbandingan, minyak atsiri katagori sedang, akan hilang
aromanya setelah 3 hari dioleskan, sedangkan minyak atsiri katagori
rendah, aromanya hilang setelah seminggu.

Minyak atsiri kemangi dapat digunakan untuk pijat aroma terapi karena
minyak atsiri kemangi dapat meringankan dan menyegarkan tubuh. Namun,
wanita hamil dilarang menggunakannya karena dikhawatirkan dapat
menyebabkan terjadinya keguguran.

Selain itu, minyak kemangi berkhasiat mengatasi gangguan pencernaan
seperti salah cerna, muntah-muntah, infeksi usus, radang lambung, serta
gas dalam usus. Juga, gangguan kepala (seperti sakit telinga, demam,
sakit saluran hidung, migrain), gangguan otot (kejang-kejang atau kram),
dan gangguan saraf (kecemasan, depresi, histeria, lemah saraf, insomia).

Bagi pria, kemangi ada juga manfaatnya. Senyawa 1-8 sineol dalam kemangi
dapat mengatasi masalah ejakulasi prematur. Apigenin fenkhona dan
eugenol-nya dapat memudahkan terjadinya ereksi. Sementara zat arginin
yang terkandung dalam kemangi bisa memperkuat daya hidup sperma dan
mencegah kemandulan.

Sementara bagi wanita, kemangi termasuk makanan sehat yang sangat
bermanfaat. Kemangi kaya senyawa anetol dan boron yang merangsang hormon
estrogen, sedangkan senyawa eugenolnya dapat membunuh jamur penyebab
keputihan. Zat stigmaasterol dalam kemangi merangsang pematangan sel
telur (ovulasi), tannin, dan sengnya mengurangi sekresi cairan vagina.
Zat triptofan bisa menunda monopause. Kemangi memang bukan sayuran
biasa, jadi jangan remehkan kemangi. (Sisca Dharmayanti)

Pikiran Rakyat Cyber Media

Menebar Kepedulian dan Kesalehan Sosial

Posted: September 26, 2007 by Eva in Buku dan Media

Resensi Buku Dimuat di Infosocieta edisi Lebaran Oktober 2007 

Judul        : Buku Pintar Fiqh dan Amaliyah Zakat

Penulis    : Muhammad Ridwan Yahya

Penerbit  : Pustaka Nawaitu, Jakarta

Edisi       : II,  Maret 2007

Tebal      : 200 Halaman 

ISBN       : 979-3736-28-9  

MENEBAR KEPEDULIAN DAN KESALEHAN SOSIAL

Bicara zakat, rukun ketiga Islam ini akan terus bergandeng dengan kemiskinan. Zakat menjadi pemenggal kesenjangan mengurai kecemburuan. Zakat juga penyelamat bagi pembayarnya, juga penerimanya. Zakat dicatat mampu menjadi solusi menghentikan monster bernama kemiskinan. Buku kecil ini hadir mengupas masalah zakat dengan bahasa yang ringan namun dikaji cukup mendalam. 

Pada setiap bulan Ramadhan, umat Islam diwajibkan menunaikan ibadah puasa. Selama sebulan penuh, seorang muslim wajib menahan lapar dan haus dari mulai terbit fajar sampai dengan menjelang senja. Selama berpuasa, banyak sekali amalan-amalan yang dianjurkan untuk dilakukan, contohnya: shalat tarawih, zikir, tadarus Al Quran, dan bersedekah. Ketika puasa selesai dijalankan, maka kaum muslimin merayakan Idul Fitri. Setelah sebulan penuh berpuasa, kaum muslimin di seluruh dunia merayakan kemenangan. Satu kewajiban yang dilakukan sebelum hari Lebaran tiba adalah kewajiban membayar zakat fitrah. Zakat fitrah diwajibkan kepada setiap muslim yang sedikit berlebih memiliki bahan makanan pokok pada bulan Ramadhan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh setiap muslim adalah satu sha’ (kurang lebih 2,5 kg) beras, gandum, kurma atau yang lainnya. Sasaran zakat fitrah adalah kaum dhuafa yang tidak memiliki makanan pada hari Idul Fitri. Namun zakat fitrah dapat juga dibayarkan dengan uang tunai.  

Namanya buku pintar, tak hanya zakat fitrah saja yang dibahas penulis kelahiran Takalar, Makassar, Sulawesi Selatan, 9 September 1968 ini. Ia membahas panjang lebar jenis-jenis zakat yang lain. Yakni zakat penghasilan, zakat profesi lengkap dengan cara penghitungannya dan dasar Al Quran serta hadits yang mendasari kenapa zakat harus dibayarkan.  Buku yang terdiri dari 25 bagian ini sangat cocok bagi Anda yang ingin mengetahui seluk beluk tentang zakat. Bagi pemula, pada bab awal buku ini dijelaskan definisi, urgensi, kedudukan, syarat, hikmah dan filosofi zakat. 

Hikmah pertama yang dipetik dari zakat adalah menolong, membantu, membina dan membangun kaum dhuafa yang lemah papa dengan materi sekadar untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya. Dengan kondisi tersebut mereka akan mampu melaksanakan kewajibannya terhadap Allah SWT.  Kedua, memberantas penyakit iri hati, rasa benci dan dengki dari diri orang-orang di sekitarnya berkehidupan cukup, apalagi mewah. Sedang ia sendiri tak memiliki apa-apa dan tidak ada uluran tangan dari mereka (orang kaya) kepadanya. Ketiga, menjadi unsur penting dalam mewujudkan keseimbangan dalam distribusi harta (social distribution), dan keseimbangan tanggung jawab individu dalam masyarakat.  Hikmah keempat adalah dapat menunjang terwujudnya sistem kemasyarakatan Islam yang berdiri atas prinsip-prinsip: ummatan wahidan (umat yang satu), musawah (persamaan derajat, dan dan kewajiban), ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam) dan takaful ijti’ma (tanggung jawab bersama).  Hikmah kelima, dapat mensucikan diri (pribadi) dari kotoran dosa, memurnikan jiwa (menumbuhkan akhlak mulia menjadi murah hati, peka terhadap rasa kemanusiaan) dan mengikis sifat bakhil (kikir) serta serakah. Dengan begitu akhirnya suasana ketenangan bathin karena terbebas dari tuntutan Allah SWT dan kewajiban kemasyarakatan, akan selalu melingkupi hati.  

MANAJEMEN ZAKAT  

Selain itu, zakat adalah ibadah  yang mempunyai dimensi dan fungsi sosial ekonomi atau pemerataan karunia Allah SWT dan juga merupakan perwujudan solidaritas kepedulian dan kesalehan  sosial. Sebagai pengikat batin antara golongan kaya dengan yang miskin dan sebagai penimbun jurang yang menjadi pemisah antara golongan yang kuat dengan yang lemah.  Dengan adanya zakat, kita berusaha mewujudkan tatanan masyarakat yang sejahtera dimana hubungan seseorang dengan yang lainnya menjadi rukun, damai dan harmonis yang akhirnya dapat menciptakan situasi yang tenteram, aman lahir batin. Dalam masyarakat seperti itu takkan ada lagi kekhawatiran akan hidupnya kembali.

Pada bab 14, Muhammad Ridwan Yahya menjelaskan tentang orang-orang yang berhak menerima dan tidak menerima zakat, jenis harta yang wajib dizakati, serta distribusi zakat. Meskipun hanya diulas sekilas, bab ini menjadi sangat penting mengingat ada kaitannya dengan pendistribusian dan pengelolaan manajemen zakat.  Ada tujuh golongan orang yang berhak menerima zakat yaitu fakir miskin, muallaf (baru masuk Islam), amil zakat, hamba yang ingin memerdekakan dirinya. Orang-orang yang berhutang, orang-orang yang berjuang di jalan Allah (fi sabilillah) dan ibnu sabil (anak-anak yatim yang sedang sekolah).  Pada zaman dulu, pengelolaan zakat di Indonesia dilakukan secara kekeluargaan. Pengelolaan zakat dengan sistem manajemen yang terarah dan terencana masih jauh panggang dari api. Padahal saat itu, potensi zakat yang dikeluarkan setiap tahunnya sangat besar. Baru, pada 1968, pengelolaan zakat dikelola secara formal dengan didirikannya Badan Amil Zakat (BAZ) yang kemudian diganti menjadi BAZIS (Badan Amil Zakat Infaq Sodaqoh).

Setelah adanya BAZIS ini, dinamika pengelolaan zakat semakin berkembang. Bahkan pada era 1990-an peran swasta mulai melirik manajemen pengelolaan zakat sebagai salah satu aset untuk memberdayakan umat. Hadirnya Dompet Dhuafa Republika, Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU), dan Rumah Zakat menjadikan orang berzakat lebih mudah.  Pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat ditambah dengan teknologi yang kian canggih pengelolaan zakat pun kian efektif. Selain menjamurnya lembaga zakat dari tingkat kelurahan hingga tingkat nasional. Kini, banyak para amil zakat yang menjemput zakatnya kepada muzakki (pemberi zakat), atau bahkan bisa juga berzakat lewat pesan Short Message Service (SMS). 

 Pada bagian akhir buku ini, penulis yang alumni Islamic University, Madinah, Arab Saudi ini memberikan beberapa tips praktis seputar zakat. Salah satunya adalah menjaga keikhlasan. Menurut lelaki yang cukup produktif menulis, lebih dari sembilan judul buku ini, kita harus selalu berupaya memperbaiki niat ketika mau bayar zakat. Jangan sampai kemasukan riya’ (pamer) yang bisa menghapus amal.  Selain itu, Ridwan juga menyarankan agar kita senantiasa mengeluarkan zakat setiap kali memperoleh harta, tanamkan cita-cita agar berupaya menjadi muzakki (pembayar zakat) dan bukan menjadi mustahiq (penerima zakat), serta bayarkanlah zakat anda kepada amil zakat yang kerjanya benar, jujur, dan bertanggung jawab dan.   

Sayang, minim sekali kisah-kisah atau contoh para muzakki yang inspiratif dalam buku ini. Selain itu, pengelolaan zakat berkaitan dengan pajak, dan pengelolaan ekonomi rakyat juga tidak dikaji tidak banyak disinggung.  Meskipun disertai catatan hampir dalam setiap babnya, buku ini tidak disertai indeks dan catatan kaki, padahal banyak istilah penting berbahasa Inggris maupun Arab yang mungkin orang awam belum paham.   

Salah satu kelebihan buku ini ditengah banyak dan maraknya buku tentang zakat adalah penyajiannya yang komprehensif, sistematis, praktis, dan tuntas dengan bahasan yang sederhana sehingga mudah dicerna. Buku ini sangat tepat dijadikan panduan zakat bagi lembaga atau perseorangan dalam kehidupan sehari-hari. Tidaklah keliru Anda membelinya, untuk keperluan sendiri atau dihadiahkan. 

 EVA ROHILAH        

Es Buah Tralala

Posted: September 19, 2007 by Eva in Kuliner

es-buah.jpg (more…)

Resep Favorit Bulan Puasa

Posted: September 19, 2007 by Eva in Kuliner

cumi-hijau.jpg
Resep Favorit Bulan Puasa

Bulan puasa kali ini adalah bulan puasa kedua yang aku lewati bersama suamiku. Ada menu special seperti tahun tahun sebelumnya yang sangat aku suka.

Ada satu hal yang menjadi pelajaran dari puasa- puasa sebelumnya agar kita tidak lemas setelah berbuka. Jangan sampai kayak iklan sebuah rokok “Siang Dipendam, Malam Balas Dendam” kami sekeluarga diusahakan jangan makan-makan yang berat dulu seperti es atau langsung makan nasi saat buka puasa. Pertama kali minumlah segelas air putih seusai kita membaca do’a berbuka puasa. Setelah itu makanlah kudapan ringan seperti kurma, kue atau gorengan

Nah, selama ini aku suka banget bikin pisang goreng coklat atau pisang keju, cara membuat
a. Resep Pisang Goreng Cokelat Keju
Bahan:
1. 1 sisir pisang raja ukuran kecil
2. Sepuluh potong kulit lumpia
3. Mentega secukupnya
4. 1 sdm tepung terigu larutkan dengan 2 sdm air untuk perekat
5. Minyak goreng

Cara Membuat
1. Kupas pisang, kemudian belah dua
2. Lumuri pisang dengan mentega kemudian taruh diatasnya keju atau coklat
3. Ambil selembar kulit lumpia, masukan dan gulunglah pisang, tekuk kedua sisinya, gulung, rekatkan ujungnya dengan larutan terigu, sisihkan.
4. Panaskan minyak goreng, masukkan beberapa buah pisang yang sudah dibungkus lumpia, goreng sampai kering kecokelatan. Angkat, tiriskan, sajikan dalam keadaan hangat.
Nah habis bikin goring pisang, biasanya kami minum es buah, karena kami bikin sendiri menunya kami menamakan es buah ini adalah es buah campur TRALALA dijamin deh rasanya enak banget. Nanti resepnya aku bikin terpisah 

Nah, abis minum es, sholat dulu, baru habis itu baru makan. Jangan lupa saat bulan puasa, makanan saat buka dan sahur harus dibedakan. Saat buka boleh makan2 yang berat seperti opor ayam, aneka masakan ikan, dan sayuran. Sedangkan untuk makan sahur buatlah masukan yang segar dan berserat seperti sayur asam, sop, bayam dll. Berikut adalah masakan favorit.

Makanan Favorit
Cumi Asin Cabai Hijau
Disajikan Untuk : 5 Orang

Bahan-Bahan :
3 sendok makan minyak
200 gram cumi telor asin, seduh dengan air panas, tiriskan
4 siung bawang putih, iris tipis
8 siung bawang merah, iris tipis
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
10 buah cabai hijau, iris serong
3 buah tomat hijau kecil, belah-belah
2 batang daun bawang, ambil bagian putihnya, iris serong
4 buah belimbing wuluh, iris ukuran 1/2 cm
10 butir petai, belah jadi 2, iris tipis
1 sendok makan gula pasir
100 cc air
1/2 sendok teh garam

Cara Mengolah :
1. Panaskan minyak yang cukup banyak, lalu masukkan cumi, goreng hingga setengah matang, angkat, sisihkan.

2. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum, lalu masukkan daun salam, lengkuas, cabai hijau, tomat hijau, daun bawang, belimbing wuluh, petai, dan gula, aduk rata, masak hingga layu.

3. Masukkan cumi tadi, aduk rata, lalu tambahkan air dan garam, aduk rata, masak hingga matang dan kental, angkat.

4. Sajikan Hangat

Oke deh, ini ceritaku di minggu pertama bulan puasa. selamat berbuka puasa ya…..

cincinMenemukan Kelebihan dalam Kekurangan Pasangan

Sewaktu pacaran segala kekurangan pasangan tidak menjadi soal, Anda
malah tertarik dengan kekurangannya dan dapat memakluminya. Tetapi
setelah bertahun-tahun hidup bersama kekurangan tersebut membuat Anda
kesal, marah terhadapnya. Setiap orang adalah unik, bahkan keunikan
inilah yang memperkaya kehidupan perkawinan Anda.

Pernahkah Anda memberikan pujian pada pasangan akan keunikannya yang
tidak ada padamu ? Mungkin sebagian besar wanita akan enggan memberi-
kan pujian pada suaminya karena mereka beranggapan nanti dia besar
kepala atau saya dianggap murahan atau segudang alasan lainnya.
Demikian pula suami, mungkin mereka beranggapan tidak perlu memuji
istrinya lagi karena sudah suami-istri, malu kalau didengar anak-
anak, nanti diberi tanggapan sinis dari istrinya (“Pasti ada
maunya”). Alasan-alasan tersebut sering dijumpai dalam hubungan
sebagian besar pria-wanita.

Coba Anda beri pujian pada pasangan tanpa memikirkan lagi tanggapan
negatif yang mungkin dia berikan. Anda bisa bayangkan apa yang ter-
jadi padanya ? Pujian itu seperti semprotan adrenalin yang mem-
berikan semangat padanya, dan timbul perasaan senang dan puas akan
dirinya. Misalnya Anda memuji masakan istri Anda enak (meskipun Anda
tahu makanan tersebut agak asin) tetapi tanggapan dia akan luar biasa
dan dia akan memasak yang lebih enak lagi di lain waktu. Tentu hal
ini menyenangkan pula bagi Anda.

Sebaliknya kritik akan melubangi perasaan dan menyebabkan tenaga
keluar percuma antara lain sakit hati, marah dan perasaan negatif
lainnya. Kritik membuat kita merasa sudah mengecewakan seseorang.
Berbeda dengan pujian yang membantu memenuhi dua kebutuhan dasar
manusia yaitu merasa dirinya berarti, diperlukan, penting; dan ke-
butuhan merasa aman dalam suatu hubungan, saling memiliki dan selalu
siap satu sama lain. Anda dapat memberikan pujian kapan saja. Jangan
takut suami/ istri menjadi bosan kalau dipuji terus. Dari riset di-
ketahui bahwa semua orang begitu ingin dipuji oleh orang lain entah
karena prestasi, penampilan atau hal lainnya.

Mungkin ada yang bingung apa ya yang harus saya puji dari diri
pasangan saya? Semuanya biasa saja, nggak ada yang istimewa darinya.
Cobalah Anda teliti lagi. Bisa saja perbedaan kepribadian merupakan
salah satu keunikan yang bila dipuji akan memberikan pancaran
kekuatan baru baginya. Misalnya Anda termasuk orang yang teliti,
teratur dan tertutup. Berbeda dengan pasanganmu yang periang,
terbuka. Dia begitu senang membicarakan hal-hal pribadi pada orang
lain bahkan pada orang yang belum dikenal. Sedangkan Anda, pada orang
yang telah akrab baru bisa mengutarakan hal-hal yang bersifat
pribadi. Dia suka mencetuskan ide dan mengharapkan ada orang lain
yang bisa membantu memikirkannya pula. Anda menganggap suami hendak
benar-benar melakukan hal tersebut, dan bila Anda tidak menyenangi
ide tersebut, Anda dengan keras menentangnya. Maka terjadilah
perselisihan karena istri tidak mengerti cara berpikir suami.

Berbeda dengan istri yang perlu mempertimbangkan berjam-jam bahkan
berhari-hari dalam mempertimbangkan sesuatu sebelum melaksanakannya.
Dan ini membuat kesal suaminya. Tetapi dengan pemahaman perbedaan
kepribadian tersebut mereka dapat saling mengisi. Suami dengan idenya
yang spontan tanpa memikirkan apakah dapat terlaksana atau tidak,
dibantu oleh istri dalam merealisasikan. Istri memuji pasangannya
atas ide-idenya yang brilian dan sebaliknya suami memuji istrinya
atas sikap hati-hatinya dalam merealisasikan idenya tersebut.

Perbedaan kepribadian yang dulunya menjadi penyebab pertengkaran
sekarang menjadikan mereka suatu tim yang kuat.

Bisa juga Anda berdua membicarakan masa lalu atau saat pacaran yang
berkesan. Misal dulu sewaktu pacaran, dia rela antri 1 jam hanya
untuk membeli tiket bioskop yang Anda minta. Berikan pujian atas
tindakannya saat itu.

Kekurangan pasangan merupakan kelebihan Anda. Sebagai suami-istri
seharusnyalah saling mengisi. Bukan menjadikan kekurangan sebagai
senjata untuk menyerangnya tetapi sebagai kekuatan untuk membina
cinta diantara Anda berdua. Temukan sisi-sisi menarik dari pasanganmu
dan berilah pujian baginya sehingga ia juga memiliki tenaga untuk
memupuki tanaman cinta Anda berdua agar senantiasa berkembang

dikuti dari milis inspirasi

Akhir Pekan Sebelum Ramadan

Posted: September 11, 2007 by Eva in Uncategorized

dunkin-donuts.jpgmarif.jpg
Akhir Pekan Sebelum Ramadan

Hari Minggu 9/9 Kemarin, suamiku pergi ke Indramayu bersama dengan teman-temannya, naik mobil Zaky alias Picek. Katanya sih gak nginap, tapi akhirnya nginep juga karena jarak yang jauh dan kecapekan di jalan. Aku sih gak masalah, karena kami berdua memang capek banget habis pindahan rumah ke Pamulang Elok awal bulan lalu sangat melelahkan, sehingga butuh refreshing.

Aku juga butuh refreshing karena selain dikejar deadline pindahan rumah juga nguras tenaga. Pas malam minggu, Iin temanku kuliah, udah lama gak ngesms aku tiba2 ngajak ketemuan. Katanya pusing banyak tugas kuliah, maklum saja, ia sedang menyelesaikan thesis S-2 di UIN Ciputat atas beasiswa Depag.

Ke Salon Langganan
Terakhir aku ketemu Iin waktu anaknya baru lahir, waktu itu masih gemuk, pas ketemu kemarin dia udah agak kurusan. Akhirnya kita sepakat ketemuan di salon Enno Harun depan Alvabet. ”Hei Eva, kamu gemuk banget,”!!!! Ujar iin seraya ketawa. Ah sialan bukan dia aja yang bilang aku gemuk udah banyak teman-temanku yang bilang kayak gitu.

Sambil Facial kita ngobrol banyak tentang keluarga, anak dan rumah. Kangen juga aku ama dia. Habis dulu dia teman kuliahku yang paling sering jalan bareng dan sama malesnya ama aku.

Usai facial kami jalam ke Point Square, disana kami melihat kebutuhan rumah tangga dari mulai mesin cuci sampe AC (ibu2 banget ya kita!). Gile mahal2 banget. Karena iin haus akhirnya kita gak lama jalan di Electronic solution, akhirnya kita turun cari minum di Dunkin Donuts.

Beli Baju kembar
Sambil minum dan nyicip donat cokelat dan kacang , kami ngobrol seputar thesis pemikiran Hasyim Asyari yang akan diangkat, seger juga pikiranku ngebahas thesis. Maklum udah lama aku gak ngomong teori, akhirnya kita sepakat ketemu lagi sabtu depan.

Udah selesai ngobrol, kita turun ke bawah, iseng-iseng cari baju. Meski gak niat beli akhirnya kita beli juga baju warna merah bata. Bajuku kembaran ama Iin, rencana mau kita pake saat lebaran tiba. Udah puas windows shopping, kita pulang. Iin ke Ciputat aku ke Matraman

Tujuanku saat itu aku mau cari buku ke gramedia matraman. Tapi eit, aku mampir dulu ke nasi uduk mas Miskun aku pesen sayur asam dan ikan asin yang yummi banget. Tadinya aku pengen beli jengkol tapi gak ada. Kayaknya ini adalah hari terakhirku makan di Mas Miskun sebelum bulan puasa.

Pas makan tiba2 ada sms dari mas Arif, katanya ia udah pulang ke rumah, ya nanggung mau pulang aku ajak makan aja sekalian, tapi dia gak mau alasannya kecapekan. Ya udah, aku makan sendiri wenakkk tenan. Kenyang banget dan aku akhirnya nyampe gramedia.

Rame banget dan setelah gramedia direhab jadi tiga tingkat aku bingung cari buku2 fiksi dan buku2 agama untuk bahan resensiku. Usai muter2 akhirnya aku nemu buku yang kumaksud, meskipun buku tentang idul fitri udah abis.

Jam 17.30 aku pulang ke Pangadegan, dijemput mas Arif di stasiun Kalibata. Capek banget rasanya muter-muter seharian. Menjelang magrib baru nyampe langsung aku istirahat dan bikin nutrisari segeeeer banget. Malamnya sebelum mas Arif kerja aku beli ayam goreng dan makan lagi dengan lahap, abis mandi ketiduran deh…

Jam 12 malam aku terbangun, aku kaget dan takut setengah mati. Suamiku datang dengan penuh luka dan perban di tangan dan kakinya. Dia lalu cerita panjang lebar tentang motor yang menyerempetnya saat dia berangkat kerja. Aku ngeri dan kasihan banget liat kondisinya. Setelah bercerita dia tidur lelap dan begitupun aku, tidur pulas sampai pagi. Akhir pekan sebelum ramadan, menyimpan banyak kisah dan cerita. Lain kali kami harus waspada dan hati-hati. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa.

Eva dan Arif

Guru Berprestasi

Posted: September 10, 2007 by Eva in Pendidikan

guru-edit.jpg

PAHLAWAN DENGAN PENGHARGAAN

Dibalik penghargaan keteladanan pendidikan dari Depdiknas, tersimpan sekelumit kisah dan keringat perjuangan yang tiada henti. Kategori berprestasi dan berdedikasi tak gampang diraih, terlebih mempertahankannya.

Mengenakan setelan berwarna biru dongker, wajah Sri Rahayu, 38 tahun, terlihat sumringah. Kegembiraannya tidak bisa ia sembunyikan dari bola matanya yang berbinar, saat mendengar ia menjadi Juara I Guru SD Berprestasi Tingkat Nasional. Guru matapelajaran IPA kelas 5 SD Negeri Yayasan Pupuk Kaltim (YPK), Bontang, Kalimantan Timur, ini tak kuasa menahan haru.

”Puji syukur Alhamdulillah. Saya tidak menyangka terpilih,” ujar Yayuk, begitu ia biasa disapa, dengan mata berkaca. Kaharuan Yayuk itu lantaran, perjalanan menuju tangga juara sangatlah panjang. Ia mesti bersaing dengan ribuan guru dari tingkat kabupaten, provinsi hingga berlaga di Jakarta.

Masih terbayang di benak Yayuk, kali pertama datang ke Jakarta. Ia tidak berharap banyak bisa menjadi yang terbaik. Ia hanya mengikuti segala prosedur yang ada dan setiap pembicaraan yang disampaikan nara sumber. Boleh dibilang ia datang ya sekadar menghadiri acara Penghargaan Guru Berprestasi, Guru Pendidikan Luar Biasa, Guru SD di Daerah Khusus/Terpencil Berdedikasi 2007 yang diselenggarakan Direktorat Profesi Pendidik, Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) di Hotel Sheraton Media Jakarta, 12 Agustus lalu.

”Ada 2,7 juta guru di Indonesia, 1,6 juta di antaranya guru negeri. Mereka ini punya potensi sangat besar untuk mencerdaskan 51 juta anak bangsa yang berada dalam usia belajar. Di sini ada 231 guru berprestasi dan berdedikasi. Kita harus mencari cara menyampaikan ilmu yang diperoleh di sini pada guru lainnya yang tidak ikut acara ini,” kata Fasli Jalal, PhD, Dirjen PMPTK dalam sambutannya.

PENILAIAN KETAT

Selama sepekan, 231 guru, yang terdiri dari 132 guru berprestasi, 66 guru dari daerah khusus dan 33 guru pendidikan luar biasa (PLB) mengikuti serangkaian kegiatan. Para guru berprestasi menjalani penilian ketat. Dari tes tertulis hingga wawancara dihadapan dewan juri. Tim juri seleksi SD hingga SMA diketuai Prof. Dr. Gatot Suradji. Anggotanya dari kalangan akademisi, dan widyaiswara dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK). Penilian guru TK Berprestasi melibatkan juri dari Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Seluruh Indonesia (IGTKI)

Sedangkan guru berdedikasi dari PLB dan guru di daerah khusus tidak melalui proses seleksi.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya setiap guru harus melewati tes tertulis dan wawancara yang diajukan oleh tim juri.,” ujar Dra. Dian Mahsuna Mpd, Kasubdit Penghargaan dan Perlindungan (Harlindung) Direktorat Profesi Pendidik tegas.

Juri tak hanya memelototi portofolio para guru. Melainkan juga menguji empat uji kompetensi yang mesti dimiliki guru. Yakni kompetensi pribadi, pedagodik, profesional, dan kompetensi sosial. Setiap guru berprestasi juga diwajibkan membuat karya ilmiah. Karya itu harus ide orisinal guru dalam mengembangkan metodologi pembelajaran dan berupa terobosan pemikiran sesuai bidang studi.

BERTEMU PRESIDEN

Penerima penghargaan guru berprestasi dan berdedikasi, juga kepala sekolah dan pengawas sekolah berprestasi dan berdedikasi, diumumkan di Gedung Depdiknas pada 16 Agustus, sehari menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Ke-62 RI. Depdiknas juga memberikan penghargaan keteladanan untuk dosen dan mahasiswa. (Lihat: Ini Dia Para Teladan).

“Para pemenang lomba keteladaan merupakan tokoh panutan yang dapat menjadi teladan dan dapat membudayakan kebutuhan berprestasi di kalangan masyarakat,” kata Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo menandaskan.

Para peraih penghargaan mendapatkan uang tunai dan komputer jinjing alias laptop. Semua guru yang sampai seleksi nasional mendapatkan hadiah tabungan senilai Rp 5 juta dari Bank Mandiri. Hadiah uang bagi Juara I hingga Juara III guru berprestasi TK-SMA berturut-tururt menerima Rp 15 juta, Rp 13,5 juta, dan Rp 11,5 juta. Semua finalis mendapat hadiah Rp 10 juta.

Sedangkan semua guru berdedikasi membawa pulang Rp 10 juta dari Ditjen PMPTK, dipotong pajak. ”Para guru di daerah khusus mendapat tambahan hadiah uang dari para istri menteri Kabinet Pembangunan sebesar Rp 4 juta, tanpa dipotong pajak,” Dian Mahsuna menambahkan.

Para teladan ini juga diundang Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri upacara Detik-detik Proklamasi 17 Agustus 1945 di Istana Merdeka. Tentu saja, kesempatan bertemu Presiden dan Ibu Negara menjadi hal sangat istimewa bagi para guru dan kepala sekolah. Mereka yang berasal dari desa atau pulau terpencil seperti mimpi bisa berhadapan langsung dengan presiden. Datang ke Jakarta saja tak pernah terbayangkan.

”Saya baru pertama kali naik pesawat dan pertama kali ke Jakarta. Saya pinjam uang Rp 2.500.000 untuk datang ke sini. Rasanya seperti mimpi. Banyak yang akan saya ceritakan pada murid-murid saya,” ujar Stefnus Nuban, 25 tahun, guru kelas 1 SD Negeri Nenonaheun, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

EVA ROHILAH

INI DIA PARA TELADAN

Juara I Keteladanan Pendidikan 2007
1. Kepala Sekolah Berprestasi:
TK : Endang Supadminingsih, SP, MP, (TK Unggulan Al-Ya’lu, Malang)
SD : Drs Pipip Rosida (SDN Sukadamai 3 Bogor)
SMP : Drs Sunarto MPd (SMPN 2 Boyolali)
SMA : Drs I Nyoman Darta (SMAN 1 Singaraja)

2. Pengawas Sekolah Berprestasi
TK : Drs Jaelani, MPd (Dinas Dikbud Lamongan)
SMP : Drs Ramlyd, MSi (Dinas Diknas Kendari)
SMA/SMK: Maksimum Bounde (Dinas Diknas Kendari)
PLB : Drs Mudjiyono (Dinas Dikbud Wilayah Kedu, Jawa Tengah)

3. Guru Berprestasi:
TK : Misrayeti, A.Ma (TK Islam Raudlatul Jannah, Payakumbuh)
SD : Sri Rahayu, SPd (SD 2 Yayasan Pupuk Kaltim, Bontang)
SMP : Drs R. Marsudi Nugroho (SMPN 8 Kediri)
SMA : Saptono Nugrohadi (SMAN 3 Salatiga)

4. Perwakilan Guru Daerah Terpencil: Husaeni, A.Ma Pd. (SDN Jambu Baru I Barito Kuala) dan Zainab Hi Habib, A.Ma.Pd (SD Inpres Goeng, Halmahera Tengah)
Perwakilan Guru Luar Biasa Berdedikasi: Ansyari, SE (SLB AB Bukesra Banda Aceh)

5. Dosen Berprestasi: Adrian Bayu Sukmono, Ph.D (ITB Bandung)

6. Mahasiswa Berprestasi: Danang Ambar Prabowo (IPB Bogor)

7. Lomba Sekolah Sehat :
a. TK : TK Islam Fathia, Cibeureum, Sukabumi
b. SD : SDN N Tanjung Sekar 1, Lowok Waru, Malang
c. SMP: SMPN 103, Jakarta Timur
d. SMA: MAN 3, Malang

9. Lomba Website: SMKN 2 Jogjakarta

10. Lomba Penelitian Ilmiah Remaja SMP
a. Bidang IPA: Imdad Mahafta Virya, Hestitytriani Anisa, Nadya Fardani (SMPN 5 Jogjakarta)
b. Bidang IPS : Ratna Gumilang; Valina Khairin (SMPN I Gresik)
c. Bidang Teknologi: Nur Amin; M.Nirwan (SMPN Muhamadiyah 3 Jogjakarta)

11. Lomba Penelitian Ilmiah Remaja SMA
Vina Vania Suhartawan (SMPN 2 Jayapura, Papua)

12. Lomba Karya Jurnalistik 2007:
a. Artikel : Surjanto Budiwalujo (Guru SMK YP-1 Madiun)
b. Berita : Willy Masaharu dari Harian Suara Pembaruan
c. Feature : Adhitya Ramadhan
d. Tajuk Rencana: Harian Kedaulatan Rakyat
e. Karikatur : Dwi Argo Susanto

Selamat Berpuasa

Posted: September 10, 2007 by Eva in Inspirasi

ramadan-1.jpgHalo para blogers semua, selamat menunaikan Ibadah Puasa ya…

Kuning

Posted: September 10, 2007 by Eva in Seni, Film dan Budaya

tas-and-sepatu-ed.jpgAkhir-akhir ini aku suka sekali warna kuning gara2 aku nemuin sepatu kuning di Blok M Plaza, terus aku nyari tas warna serupa di ITC Cempaka Mas.

Jadi sekarang tas ama sepatu inilah yang menemani hari-hariku kerja dan jalan2 kemanapun aku pergi. Siapa yang suka warna kuning silahkan deh bergabung hehehehe

books10 Cara Atasi Tumpukan Bacaan Yang Harus Dibaca

Apakah bahan bacaan Anda begitu banyak sehingga sudah menggunung? Jika begitu,
sekarang waktunya untuk mengatasinya.
Berikut ini adalah 10 cara untuk melakukannya.

1.Beri tanda highlighter
Jika membaca koran atau majalah, bacalah dengan memakai Highlighter. Bacalah
dulu secara sepintas lalu seluruh halamannya dan tandai semua judul yang menarik
perhatian Anda. Kemudian kembali dari awal dan baca hanya artikel yang Anda
sudah beri tanda.

2.Sobeklah
Jika Anda tidak mempunyai waktu saat ini untuk membaca artikel yang sudah Anda
beri tanda, sobeklah halamannya dan tentukan waktu untuk membacanya nanti.
Dengan cara ini, Anda tidak perlu lagi mencarinya di seluruh koran atau majalah
Anda. Lagipula Anda tidak perlu menyimpan koran atau majalah yang tidak
diperlukan lagi.

3.Pakailah Kartu Indeks
Jika membaca buku, gunakan kartu indeks untuk mengingat bagian yang Anda anggap
penting. Di dalam kartu itu dicantumkan nomor halaman, bagian di halaman itu
(A=Atas, T=Tengah, B=Bawah) dan satu atau dua kata yang membantu Anda untuk
mengingat hal yang menarik perhatian Anda. Dengan demikian Anda tidak perlu
membuang waktu untuk mencarinya di seluruh bagian buku tersebut.

4.Membaca Cepat
Jika Anda mempunyai begitu banyak informasi yang harus Anda simpan, Anda mungkin
harus mengambil kursus Membaca Cepat. Atau anda dapat mencari buku mengenai hal
itu, dan melatihnya sendiri.

5.Tentukan Waktu Untuk Membaca
Tentukan tanggal dan waktu untuk membaca. Atau gunakan 15 menit setiap hari
untuk membaca, dan catatlah waktu ini di kalender Anda. Ingatlah janji ini,
seperti juga janji untuk mengerjakan hal lain. Dengan demikian, membaca akan
menjadi bagian dari rutinitas Anda.

6.Hindari Kekacauan
Karena koran berisi kejadian terakhir, koran kemarin berisi berita yang sudah
basi. Majalah hanya berlaku 1-2 bulan. Singkirkan koran dan majalah yang lama!

7.Buatlah File ‘Untuk Dibaca’
Bualah map khusus atau kerjangjang dengan tanda ‘UNTUK DIBACA’ untuk menyimpan
seluruh bachan bacaan Anda. Akan lebih mduah untuk melihat berapa banyak yang
harus Anda baca jika semuanya disimpan di satu tempat, daripada tersebar di
seluruh rumah atau kantor Anda.

8.Cobalah Realistis
Jika bahan bacaan Anda sudah terlihat menggunung, mungkin Anda mencoba untuk
mengerjakan terlalu banyak. Banyak orang yang terlalu ambisius dalam menentukan
berapa banyak waktu yang mereka dapat pakai untuk membaca. Jangan biarkan bahan
bacaan Anda melebihi tempat penyimpanannya. Jika begitu, sudah waktunya untuk
menyimgkirkan yang tak berguna.

9.Bawalah Bacaan Bersama Anda
Jika Anda merencanakan untuk pergi seharian, bawalah beberapa bahan bacaan Anda.
Jadi, jika Anda mempunyai kesempatan, Anda bisa dengan mudah membacanya.
Misalnya jika menunggu seseorang di kantor, sedang di kendaraan dalam
perjalanan, atau sedang antri di kounter.

10.Sumbangkan
Apakah Anda mempunyai buku atau majalah yang sudah tidak terpakai lagi? Anda
dapat menyumbangkannya ke perpustakaan atau menjual ke tokok buku bekas.
Perpustakaan setempat juga akan senang mendapat sumbangan majalah bekas.

10 Resep Sukses Orang Jepang

Posted: September 6, 2007 by Eva in Inspirasi

sukses-jepang.jpgjepun.jpg10 Resep Sukses Bangsa Jepang
By Romi Satria Wahono

Setelah Hiroshima dan Nagasaki luluh lantak terkena bom atom sekutu (Amerika), Jepang pelan tapi pasti berhasil bangkit. Mau tidak mau harus diakui saat ini Jepang bersama China dan Korea Selatan sudah menjelma menjadi macan Asia dalam bidang teknologi dan ekonomi. Alhamdulillah saya mendapat kesempatan 10 tahun tinggal di Jepang untuk menempuh studi saya. Dalam artikel sebelumnya saya mencoba memotret Jepang dari satu sisi. Kali ini, saya mencoba merumuskan 10 resep yang membuat bangsa Jepang bisa sukses seperti sekarang. Tentu rumusan ini di beberapa sisi agak subyektif, hanya dari pengalaman hidup, studi, bisnis dan bergaul dengan orang Jepang di sekitar perfecture Saitama, Tokyo, Chiba, Yokohama. Intinya kita mencoba belajar sisi Jepang yang baik yang bisa diambil untuk membangun republik ini. Kalau ditanya apakah semua sisi bangsa Jepang selalu baik, tentu jawabannya tidak. Banyak juga budaya negatif yang tidak harus kita contoh

1. KERJA KERAS

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.

2. MALU

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. HIDUP HEMAT

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00. Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepang yang tidak memiliki mobil, bukan karena tidak mampu, tapi karena lebih hemat menggunakan bus dan kereta untuk bepergian. Termasuk saya dulu sempat berpikir kenapa pemanas ruangan menggunakan minyak tanah yang merepotkan masih digandrungi, padahal sudah cukup dengan AC yang ada mode dingin dan panas. Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada listrik. Professor Jepang juga terbiasa naik sepeda tua ke kampus, bareng dengan mahasiswa-mahasiswanya.

4. LOYALITAS

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan. Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya adalah kota industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. Loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar kota) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi kota makmur dan modern. Bahkan saat ini kota industri terbaik dengan produksi kendaraan mencapai 160.000 per tahun.

5. INOVASI
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah. Mobil yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dikendarai, mudah dirawat dan lebih hemat bahan bakar. Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan “maneshita” (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan ide dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari sheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) bermerk Matsushita yang terkenal itu.

6. PANTANG MENYERAH

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen). Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini

7. BUDAYA BACA

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan. Saya biasa membeli buku literatur terjemahan bahasa Jepang karena harganya lebih murah daripada buku asli (bahasa inggris).

8. KERJASAMA KELOMPOK

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”. Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

9. MANDIRI
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena ”hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Mungkin seperti itu 10 resep sukses yang bisa saya rangkumkan. Bangsa Indonesia punya hampir semua resep orang Jepang diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik. Di Jepang mahasiswa Indonesia termasuk yang unggul dan bahkan mengalahkan mahasiswa Jepang. Orang Indonesia juga memenangkan berbagai award berlevel internasional. Saya yakin ada faktor “non-teknis” yang membuat Indonesia agak terpuruk dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama mencari solusi untuk berbagai permasalahan republik ini. Dan terakhir kita harus tetap mau belajar dan menerima kebaikan dari siapapun juga.

Tetap dalam perdjoeangan !