Menemukan Kelebihan dalam Kekurangan Pasangan

Posted: September 16, 2007 by Eva in Humaniora, Inspirasi

cincinMenemukan Kelebihan dalam Kekurangan Pasangan

Sewaktu pacaran segala kekurangan pasangan tidak menjadi soal, Anda
malah tertarik dengan kekurangannya dan dapat memakluminya. Tetapi
setelah bertahun-tahun hidup bersama kekurangan tersebut membuat Anda
kesal, marah terhadapnya. Setiap orang adalah unik, bahkan keunikan
inilah yang memperkaya kehidupan perkawinan Anda.

Pernahkah Anda memberikan pujian pada pasangan akan keunikannya yang
tidak ada padamu ? Mungkin sebagian besar wanita akan enggan memberi-
kan pujian pada suaminya karena mereka beranggapan nanti dia besar
kepala atau saya dianggap murahan atau segudang alasan lainnya.
Demikian pula suami, mungkin mereka beranggapan tidak perlu memuji
istrinya lagi karena sudah suami-istri, malu kalau didengar anak-
anak, nanti diberi tanggapan sinis dari istrinya (“Pasti ada
maunya”). Alasan-alasan tersebut sering dijumpai dalam hubungan
sebagian besar pria-wanita.

Coba Anda beri pujian pada pasangan tanpa memikirkan lagi tanggapan
negatif yang mungkin dia berikan. Anda bisa bayangkan apa yang ter-
jadi padanya ? Pujian itu seperti semprotan adrenalin yang mem-
berikan semangat padanya, dan timbul perasaan senang dan puas akan
dirinya. Misalnya Anda memuji masakan istri Anda enak (meskipun Anda
tahu makanan tersebut agak asin) tetapi tanggapan dia akan luar biasa
dan dia akan memasak yang lebih enak lagi di lain waktu. Tentu hal
ini menyenangkan pula bagi Anda.

Sebaliknya kritik akan melubangi perasaan dan menyebabkan tenaga
keluar percuma antara lain sakit hati, marah dan perasaan negatif
lainnya. Kritik membuat kita merasa sudah mengecewakan seseorang.
Berbeda dengan pujian yang membantu memenuhi dua kebutuhan dasar
manusia yaitu merasa dirinya berarti, diperlukan, penting; dan ke-
butuhan merasa aman dalam suatu hubungan, saling memiliki dan selalu
siap satu sama lain. Anda dapat memberikan pujian kapan saja. Jangan
takut suami/ istri menjadi bosan kalau dipuji terus. Dari riset di-
ketahui bahwa semua orang begitu ingin dipuji oleh orang lain entah
karena prestasi, penampilan atau hal lainnya.

Mungkin ada yang bingung apa ya yang harus saya puji dari diri
pasangan saya? Semuanya biasa saja, nggak ada yang istimewa darinya.
Cobalah Anda teliti lagi. Bisa saja perbedaan kepribadian merupakan
salah satu keunikan yang bila dipuji akan memberikan pancaran
kekuatan baru baginya. Misalnya Anda termasuk orang yang teliti,
teratur dan tertutup. Berbeda dengan pasanganmu yang periang,
terbuka. Dia begitu senang membicarakan hal-hal pribadi pada orang
lain bahkan pada orang yang belum dikenal. Sedangkan Anda, pada orang
yang telah akrab baru bisa mengutarakan hal-hal yang bersifat
pribadi. Dia suka mencetuskan ide dan mengharapkan ada orang lain
yang bisa membantu memikirkannya pula. Anda menganggap suami hendak
benar-benar melakukan hal tersebut, dan bila Anda tidak menyenangi
ide tersebut, Anda dengan keras menentangnya. Maka terjadilah
perselisihan karena istri tidak mengerti cara berpikir suami.

Berbeda dengan istri yang perlu mempertimbangkan berjam-jam bahkan
berhari-hari dalam mempertimbangkan sesuatu sebelum melaksanakannya.
Dan ini membuat kesal suaminya. Tetapi dengan pemahaman perbedaan
kepribadian tersebut mereka dapat saling mengisi. Suami dengan idenya
yang spontan tanpa memikirkan apakah dapat terlaksana atau tidak,
dibantu oleh istri dalam merealisasikan. Istri memuji pasangannya
atas ide-idenya yang brilian dan sebaliknya suami memuji istrinya
atas sikap hati-hatinya dalam merealisasikan idenya tersebut.

Perbedaan kepribadian yang dulunya menjadi penyebab pertengkaran
sekarang menjadikan mereka suatu tim yang kuat.

Bisa juga Anda berdua membicarakan masa lalu atau saat pacaran yang
berkesan. Misal dulu sewaktu pacaran, dia rela antri 1 jam hanya
untuk membeli tiket bioskop yang Anda minta. Berikan pujian atas
tindakannya saat itu.

Kekurangan pasangan merupakan kelebihan Anda. Sebagai suami-istri
seharusnyalah saling mengisi. Bukan menjadikan kekurangan sebagai
senjata untuk menyerangnya tetapi sebagai kekuatan untuk membina
cinta diantara Anda berdua. Temukan sisi-sisi menarik dari pasanganmu
dan berilah pujian baginya sehingga ia juga memiliki tenaga untuk
memupuki tanaman cinta Anda berdua agar senantiasa berkembang

dikuti dari milis inspirasi

Advertisements
Comments
  1. delina says:

    yup! betul banget, kadang tadinya ga masalah, tau2 setelah sekianlama berumahtangga jadi pengen dirubah..cape juga deh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s