Archive for January 14, 2008

Banyak Jalan Menuju Sukses Berbisnis

Posted: January 14, 2008 by Eva in Inspirasi

Banyak Jalan Menuju Sukses Berbisnis

Sebagai jurnalis di Majalah SWA yang hampir tiap minggu bertemu entrepreneur sukses dari skala UKM hingga konglomerat, saya sering ditanya sobat-sobat dan kawan yang baru merintis bisnis sendiri. “Dari pertemuan dan perkenalan dengan mereka, apa sih sebenarnya rahasia sukses bisnis mereka? Kenapa sih kok mereka itu bisa sukses dan bisnis mereka bisa membesar hingga skala korporasi?”.

Terus terang, tidak mudah menjawab pertanyaan seperti ini. Jawabannya bisa puluhan halaman. Tapi kalau kalau saya boleh memberikan beberapa catatan kecil,  dari yang saya dapatkan informasinya, bahwa jalan menuju sukses itu bisa berbeda-beda, sesuai pengalaman dan konteks bisnisnya masing-masing. Ada yang mengatakan kunci sukses berbisnis adalah ‘menjaga kepercayaan karena dari dipercayalah kemudian muncul trust dari para mitra kita, termasuk pembeli”. Biasanya mereka yang mengatakan seperti ini bisnisnya di bidang jasa dan bisnis banyak berurusan dengan klien-klien besar secara B2B. Dua kenalan saya yang satu kontraktor bisnis pertambangan dan satunya pengusaha kurir sama-sama mengatakan ‘kunci sukses ialah menyenangkan orang lain dan menjaga hubungan baik”. Bisa jadi karena dia banyak pelanggan korporat dan pekerjaan dia harus menservis setiap demand dari klien — dalam artian positif, bukan menyogok.

Sementara kawan yang bisnisnya garmen, fashion, dan consumer good, cenderung mengatakan, “inti sukses berbisnis ialah membangun merek, membangun nama baik di hadapan semua konsumen”.  Karena itu tahapan tersulit ialah membangun merek dari produk kita agar dikenal konsumen secara luas, diakui sebagai produk yang baik dan dibeli. Pendapat ini tentu saja juga betul, sesuai konteks industri yang digeluti.

Bahkan diantara sesama pengusaha yang bisnisnya sama-sama B2B, atau sama-sama ritel ke mass consumer pun pendapatnya masih bisa berbeda-beda. Karena momentum sukses dari masing-masing orang itu juga beragam. Kalau ada diantara kawan- kawan yang sudah membaca buku baru terbitan Gramedia “10 PENGUSAHA YG SUKSES MEMBANGUN BISNIS DARI 0” tulisan saya (Sudarmadi), mungkin bisa lihat contoh Pak Roni Lukito, pengusaha tas dari Bandung.

Pak Roni ini punya merek tas yang amat terkenal di Indonesia seperti Exsport, Eiger, Bodypac, dll. Beliau hanya lulusan STM tapi sukses dan punya ribuan karyawan. Nah, saya lihat momentum yang membuat beliau bisa berkembang itu setelah dia diterima sebagai pemasok di Matahari. Untuk bisa diterima sebagai pemasok Matahari ia ditolak 13 kali, tapi terus mencoba dan kemudian setelah 13 kali baru berhasil diterima. Dari sinilah ia mulai mendapatkan ‘ruang’ untuk membuktikan bahwa produknya memang baik dan digemari konsumen. (Catatan: Pak Roni ini pengusaha sukses yg sangat low profile yang tidak pernah diwawancara media, makanya profilnya nggak pernah kelihatan di media massa. Saya beruntung sekali bisa dipercaya beliau sehingga mau saya profilkan).

Saya lihat, meskipun beliau ini sekarang bisnisnya sudah bermacam-macam, termasuk sukses membangun proyek perumahan mewah di Bandung dan bahkan punya klub pacuan kuda dan segala fasilitas lapangannya, namun momentum yang membuat dia sukses ialah ketika ia diterima sebagai pemasok Matahari saat merintis bisnis tas itu. Karena dari situlah jalannya menjadi lebih lempang dan cepat. Saya kira tugas kawan-kawan yang ingin sukses membangun usaha sendiri ialah ‘menemukan momentum’ seperti itu dan kalau sudah ketemu lalu menggenjotnya’. Kalau istilahnya Hermawan Kertajaya, menemukan G-Spot-nya. Kita tidak boleh lelah mencari ‘kendaraan’ agar bisa menemukan momentum seperti itu.

Tentu saja kita juga harus selalu rendah hati untuk belajar dari banyak orang. Entah kebetulan atau tidak, ternyata sebagain besar pengusaha sukses yang saya temui, juga sangat menyukai bacaan-bacaan baru dan buku-buku yang menginspirasi, seperti biografi mereka-mereka yang telah terbukti sukses. Mereka rajin menggali inspirasi dari berbagai sumber, baik dari pelakunya langsung atau pihak lain yang tahu seperti para konsultan. Contohnya pengusaha kurir, Pak Budiyanto yang juga diprofilkan di buku  ’10 Pengusaha Sukses…” ini,  ternyata beliau sudah sangat sering membaca profil pengusaha-pengusaha sukses sejak masih mahasiswa D3 UGM. Entah dari buku, majalah, koran, dll. Saya kira pilihan ‘suka membaca’ seperti itu bisa dimengerti karena bagi kita sendiri mungkin belum tentu bisa ketemu pengusaha besar si A, B, dan C — kalau harus mendengar dia ceramah di sebuah sesi seminar mungkin biayanya diatas Rp 2 juta — namun kita bisa mengakses lebih murah cara-cara berpikir dan kiat mereka dari hasil wawancara dengan media tertentu atau buku.

Disini, message-nya, sebenarnya orang sukses itu ialah orang mau berendah hati untuk selalu belajar, bisa dari buku-buku bacaan dan media massa, bisa juga dari pembicaraan langsung dengan pengusaha yang telah lebih dulu sukses.

Dan tentu saja juga orang yang selalu berusaha terus-menerus tanpa putus asa. Ibarat batu, sekeras-kerasnya batu kalau tiap hari kena tetesan air, lama-lama akan tergerus juga dan lama-lama batu itu bisa habis. Kita semua ini adalah air yang terus menetes itu. Selama kita tidak pernah lelah untuk ‘menetes’ maka yakinlah bahwa batu-batu itu akan habis. Dan jangan lupa, dalam setiap mengeluarkan ‘tetesan’ itu seraya bersyukur dan mengingat Sang Pencipta agar semua tetesan kita diberkahi. Jangan sampai kita sukses berbisnis tapi hati kita gersang kan?…

Semoga usaha kawan2 semua sukses sesuai rencana dan diberkati. Amin.

Salam hormat

Sudarmadi (Darma) dikutip dari Milis Inspirasi

Lirik Top

Posted: January 14, 2008 by Eva in Seni, Film dan Budaya

Biarlah By Nidji

aku sudah berlari
mengejar yang tak pasti
mengejar kamu.. hanya dirimu..

kulantunkan hidupku
kubisikkan cintaku
hanya untukmu.. hanya untukmu…

tapi engkau terus pergi
tapi engkau terus berlari
jadi biarkanlah aku di sini

1.gif
biarlah kurela
melepasmu, meninggalkan aku
berikanlah aku
kekuatan untuk lupakanmu

waktu terus bergulir
sakit tetap mengukir
jalan hidupku.. jalan hidupku..

berikanlah jiwamu
berikanlah cintamu
hanya untukku.. hanya untukku

tetapi engkau terus pergi
tapi engkau terus berlari
jadi biarkanlah aku di sini

kau jauh dariku
kau tetap menjauh dari aku

Arti Sahabat Nidji

tak mudah untuk kita hadapi
perbedaan yang berarti
tak mudah untuk kita lewati
rintangan silih berganti

kau masih berdiri
kita masih di sini
tunjukkan pada dunia
arti sahabat

kau teman sejati
kita teman sejati
hadapilan dunia
genggam tanganku

tak mudah untuk kita sadari
saling mendengarkan hati
tak mudah untuk kita pahami
berbagi rasa di hati

kau adalah..
tempatku membagi kisahku
kau sempurna
jadi bagian hidupku
apapun kekuranganmu

Ayat ayat Cinta–Rossa

Desir pasir di padang tandus
Segersang pemikiran hati
Terkisah ku di antara cinta yang ruhwi
Bila keyakinanku datang
Kasih bukan sekadar cinta
Pengorbanan cinta yang agung kupertaruhkan

ayat2-cinta.jpg

Maafkan bila ku tak sempurna
Cinta ini tak mungkin ku cegah
Ayat-ayat cinta bercerita
Cintaku padamu
Bila bahagia mulai menyentuh
Seakan ku bisa hidup lebih lama
Namun harus kutinggalkan cinta
Ketika ku bersujud

Bila keyakinanku datang
Kasih bukan sekedar cinta
Pengorbanan cinta yang agung Kupertaruhkan
Maafkan bila ku tak sempurna
Cinta ini tak mungkin ku cegah
Ayat-ayat cinta bercerita
Cintaku padamu
Bila bahagia mulai menyentuh
Seakan ku bisa hidup lebih lama
Namun harus kutinggalkan cinta
Ketika ku bersujud

Lelaki Cadangan T2

kutuliskan sebuah cerita cinta segitiga
dimana akulah yg jadi peran utama
aku tak dapat membohongi segala rasa
aku mencintai dia dan dirinya

nanti pukul satu dia menemui aku
maka jangan kamu pasang wajah yg cemburu
nanti bila dia datang menemui aku
maka cepat-cepat kamu ngumpet dulu

reff:
dan aku sudah pernah bilang
pacarku bukan cuma kamu saja
ku mempunyai dua hati
yg tlah siap untuk ditinggali

kan aku sudah pernah bilang
janganlah kamu terlalu sayang
dan bila nanti kau menghilang
ku masih punya lelaki cadangan

Peterpan – Hari Yang Cerah Untuk Jiwa Yang Sepi

pagi biar kusendiri
jangan kau mendekat
wahai matahari
dingin hati yang bersedih
tak begitu tenang
mulai terabaikan

hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
begitu terang untuk cinta yang mati
ah… ku coba bertahan dan tak bisa

kubu langit kelabuku
tak begitu luas
seperti memudar
kini tak terulang lagi
di hari yang cerah
dia telah pergi

hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
ahh… ku coba bertahan dan tak bisa
ahh… mencoba melawan ku lepas
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi…
begitu terang untuk jiwa yang mati

ahh… kucoba bertahan dah tak bisa
ahh… mencoba melawan ku lepas
semua telah hilang ….
semua telah ….

Ari Lasso feat. Bunga Citra Lestari – Aku Dan Dirimu

tiba saatnya kita saling bicara
tentang perasaan yang kian menyiksa
tentang rindu yang menggebu
tentang cinta yang tak terungkap

sudah terlalu lama kita berdiam
tenggelam dalam gelisah yang tak teredam
memenuhi mimpi-mimpimu malam kita

reff:
duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah
perasaanmu, rindumu, seluruh cintamu
dan kini hanya ada aku dan dirimu
sesaat di keabadian

jika sang waktu kita hentikan
dan segala mimpi-mimpi jadi kenyataan
meleburkan semua batas
antara kau dan aku, kita

repeat reff


Ungu – Cinta Dalam Hati

mungkin ini memang jalan takdirku
mengagumi tanpa di cintai
tak mengapa bagiku asal kau pun bahagia
dengan hidupmu, dengan hidupmu

telah lama kupendam perasaan itu
menunggu hatimu menyambut diriku
tak mengapa bagiku cintaimu pun adalah
bahagia untukku, bahagia untukku

reff:
ku ingin kau tahu diriku di sini menanti dirimu
meski ku tunggu hingga ujung waktuku
dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya
dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja
tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya
dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejab saja

repeat reff

The Rock feat. Ahmad Dhani – Kamu Kamulah Surgaku

tahukah kamu kuciumimu
di saat terlelap
tahukah kamu kudekap kamu
saat kamu bermimpi

tahukah kamu ya cuma kamu
pemilik hatiku
tahukah kamu hatiku ini
adalah hatimu

tahukah kamu di setiap tidurku
ku kagumi wajahmu
nanti kau kan tahu
nanti kau dengar bahwa aku begitu

reff:
kamu, kamu adalah surga yang ada
dalam hidupku dalam kenyataanku
kamu, aku adalah penghuni surga
ucapkan salam pada hidup dan mati

tahukah kamu saat kamu menangis
adalah air mata ku yang jatuh berlinang
tahukah kamu saat kamu tersakiti
adalah aku yang pertama terluka

tahukah kamu ya cuma aku
yang punya cinta untukmu
tahukah kamu ya cuma aku
yang rela mati untukmu

repeat reff