Waktu Senggang

Posted: March 6, 2008 by Eva in Pribadi

Waktu Senggang

 Aku sedang membaca novel “Salma” karya Fadia Faqir, seorang penulis perempuan Jordania yang lahir di Mesir. Sudah lama rasanya aku tidak membaca novel, karena disibukkan oleh kegiatan rutin yang menyita habis waktu senggangku.

 Membaca Kadang aku ditertawakan oleh temanku karena aku pecinta sinetron  hehehe, tapi itulah aku. Aku gak bisa menghindari sinetron AZIZAH dan CINTA INDAH yang selalu membuatku untuk segera pulang cepat dari kerja. Bahkan aku rela bertengkar dengan suamiku jika dia mau nonton siaran bola. Aku tahu betul bahwa saat Sinetron, ada siaran TV lain yang menayangkan Discovery Channel, kadang aku lihat juga. Lagian saat pulang kerja, acara apa sih yang murah meriah selain nonton TV hehehe.  Untuk hang out ama teman-teman rasanya sekarang amat melelahkan sejak aku pindah rumah ke Pamulang, gak terlalu sering kayak dulu lah. Tapi kadang-kadang aja. Aku sekarang lebih menikmati sociolife di komplek perumahan lewat belanja bareng, aerobic atau berenang.  

Sebenarnya kalau aku hitung waktu dalam sehari 24 jam, delapan jam bekerja, tiga jam perjalanan, sembilan jam tidur, satu jam waktu buat masak dan bersih-bersih rumah, masih ada tiga jam waktu senggang. Nah disitulah aku nonton TV, baca buku, dengerin musik, dan nonton film.

 Nonton Film Tapi hampir setahun ini aku jarang baca buku. Aku lebih banyak nonton TV dan dengerin musik. Nonton film jarang ke Bioskop paling liat di DVD, tapi sekarang jarang lagi sejak ada youtube.  

Sebenarnya ada satu hal yang aku tinggalin lama banget sejak aku menikah, yaitu kebiasaan aku menulis baik cerpen, puisi ato sekedar catatan kejadian yang ada di sekitar kita. Selama ini aku banyak menulis hanya untuk tugas-tugas jurnalistik, buku, artikel atau feature. Sama sekali aku jarang menulis fiksi atau curahan hati.

 Dengerin Musik Saat ini aku mulai menulis karya fiksi, satu kebiasaan yang sudah lama aku tinggalkan. Sebenarnya saat kita menulis, kita bisa menjadi apapun yang kita inginkan melampaui ruang dan waktu. Menulis juga melatih kepekaan kita terhadap dunia yang ada di sekitar kita. Dari dulu aku percaya apa bahwa Writing is Lonely Profesion.  

  menulis.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s