Archive for February 22, 2012

Jalan-jalan ke Hotel Horison Bandung

Posted: February 22, 2012 by Eva in Jalan-jalan

Pada hari Kamis 16 Februari 2012 saya diberi kesempatan untuk berkunjung ke Bandung acara kantor, tepatnya saya menginap di Hotel Horison Bandung. Berangkat dari Gedung Anugerah Kalibata pukul 14.00 siang. Perjalanan ke Bandung kali ini naik travel Xtrans yang kantornya di Gedung Anugerah Pancoran. Harga tiket Jakarta Bandung cukup terjangkau yaitu Rp.70.000,. Ada lima penumpang di dalam travel, kami pun melalui jalan Gatot Subroto kemudian terus berjalan hingga melewati tol Cipularang.

Tidak seperti biasanya, travel Jakarta-Bandung singgah di rest area, tapi kali ini supirnya ngebut ditambah cuaca hujan yang sangat deras. Saya duduk di jok paling belakang karena kosong sehingga lebih leluasa. Supir Xtrans tidak berhenti di rest area, sehingga saya harus nahan pipis sepanjang perjalanan setibanya keluar dari tol pasteur. Hujan lebat dan banjir membuat Bandung sore itu macet. Saya naik taxi Blue Bird dari keluar tol pasteur menuju hotel Horison di Jl. Pelajar Pejuang ’45 no. 121, Buah Batu, Bandung.

Sesampainya di Hotel saya langsung nyari toilet dan check in. Karena lama di perjalanan saya ada waktu dari jam 5 sampai jam 7 untuk beristirahat sebelum acara di mulai. Seperti hotel pada umumnya, kamar hotelnya juga nyaman. Ada dua buah tempat tidur dan sepasang kursi serta televisi sambil tiduran saya melihat berita dan membaringkan tubuh saya menghilangkan penat.

Setelah kegiatan selesai, Jumat sore jam 3 saya pulang kembali ke Jakarta. Tapi pulangngya tidak lewat Jakarta, melainkan berhenti di Brasco fatmawati karena lebih dekat ke Pamulang rumah saya. Tadinya saya mau mengejar travel jam 3 tapi gak keburu, sehingga saya naik travel yang jam 5, sehingga pukul 16.00 saya sudah tiba di Travel Cipaganti Buah Batu. Sebelum pulang saya sempatkan diri berfoto di depan Hotel Horison

Dari hotel saya naik Taxi dan cukup mahal juga bayarnya karena jaraknya dekat tapi bayarnya 40.000,-. Tidak jauh dari Hotel saya singgah di outlet Kartika Sari, wah ternyata gede sekali outletnya dan makanannya juga lengkap. Saya memesan bolen pisang keju dan kripik jamur pesenan mas Arif.

Setelah belanja oleh-oleh, saya langsung menuju shettle travel Cipaganti di Buah Batu. Sesampainya di sana tiba-tiba badan saya kurang begitu sehat saya ke warung beli air mineral dan tiba-tiba saya muntah. Wah saya panik dan menghubungi mas Arif, dia menyarankan supaya saya pulang besok saja, tapi saya sudah terlanjur beli tiket dan dengan segala daya upaya saya bertahan hingga kendaraan yang membawa saya datang. Sekitar pukul 17.05 kendaraan yang datang adalah bis, karena kata petugas travel besok dari Jakarta akan membawa rombongan ke Bandung, sehingga tidak seperti biasanya sore ini naik bis ke Jakarta tujuan Brasco fatmawati. Karena naik bis, biaya pun lebih murah hanya Rp.60.000.

Sesampainya di Cipaganti waktu udah menunjukkan pukul 20.00 lebih, cuaca hujan deras juga. Saya mencari Taxi Ekspress untuk bisa segera sampai rumah. Saya sudah tidak sabar ingin segera sampai rumah, kangen ama mas Arif dan kangen ama rumahku yang kutinggal dua hari. Taxi dari Fatmawati ke Pamulang Elok Rp.55.000. Alhamdulilah sekitar pukul 21.30 saya sampai di rumah dengan selamat dan langsung istirahat.

Silaturahmi dengan Rektor UMJ Masyitoh Chusnan

Posted: February 22, 2012 by Eva in Perempuan

Pada hari Rabu, 15 Februari 2012, saya ada kesempatan untuk bersilaturahmi dengan rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Prof. Dr.Hj. Masyitoh Chusnan. Sebelum datang ke kantornya saya agak sedikit lapar dan mampir ke kantin UMJ di dekat ruang rekrotat memesan mie yamin dan es teh manis. Gak nyangka, saya baru sekali ini makan mie yamin dan ternyata enak banget jadi pengen lagi :). Mie seharga enam ribu ini kecap dan mericanya sangat terasa, sehingga aku langsung melahapnya.

Mie Yamin

Mie Yamin

Karena waktu masih setengah dua, saya ada waktu untuk jalan-jalan ke pasca sarjana yang tidak jauh berada dari sebelah kiri kantin dengan jalan yang agak sedikit naik. Saya masuk ke ruang informasi dan melihat-lihat serta menanyakan program S-2 untuk Pendidikan Islam dan Komunikasi, harganya cukup murah dan terjangkau, sayangnya saya disarankan oleh dokter saya untuk tidak melanjutkan kuliah saya, jadi saya pun mengurungkan niat saya untuk bertanya lebih mendalam.

Setelah pukul dua kurang sedikit saya baru melangkahkan kaki ke ruang rektorat, rupanya Bu Masyitoh baru selesai rapat dan saya harus menunggu terlebih dahulu. Sama sekretarisnya saya dipersilahkan untuk makan siang, tapi saya menolaknya karena baru saya makan mie yamin. Setelah menunggu selama kurang lebih 10 menit saya dipanggil ke ruang rektorat dan saya pun mengobrol dengannya.

Banyak hal yang di ceritakan berkaitan dengan sepak terjang Aisyiah dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia. Namun justru menurut saya, yang paling menarik adalah di akhir cerita saat Bu Masyitoh menceritakan pengalaman pribadinya dan rahasia sukses sebagai perempuan yang menjadi pucuk pimpinan sebuah universitas selama dua periode dan mendidik anak-anaknya hingga sukses. Ia banyak menceritakan dukungan suaminya yang telah melatih dia untuk senantiasa mandiri dan membantu tugas-tugasnya sebagai rektor sekaligus pengurus PP Aisyiah. Dari mulai ia mendampingi suaminya yang pernah menjadi Dirjen di Depsos hingga usahanya untuk bisa menyetir sendiri mobilnya agar ia bisa aktif ke mana-mana. Kuncinya kata Bu Masyitoh dalam membina karir dan rumah tangga adalah saling mendukung dan saling pengertian. Bersilaturahmi dan berdiskusi dengannya sangat menarik, banyak wawasan yang saya dapatkan dan semangat ibu empat anak ini. Alhamdulilah saya diberi kesempatan dan mudah-mudahan suatu waktu bisa bertemu lagi.