Jalan-jalan ke Puncak Pass Bogor

Posted: April 10, 2013 by Eva in Jalan-jalan, Pribadi

Sudah lama rasanya pengen jalan – jalan dan keluar sejenak dari rutinitas usaha sehari-hari, namun karena kesibukan yang tiada akhir saya dan mas Arif sangat jarang pergi ke luar kota, paling dua bulan sekali pergi ke Sukabumi.

Kebetulan pada hari Senin, 1 April 2013 ada Tante Titin Mufidah, adiknya mas Arif berkunjung ke rumah. Dia baru saja selesai ujian bahasa Belanda di kedutaan besar Belanda di Kuningan Jakarta dan berhasil lulus dengan nilai memuaskan.

Tepatnya pada hari rabu, 3 April 2013, kami bertiga berencana pergi ke Puncak untuk melepas lelah dan refreshing dari kepenatan. Pagi-pagi saya masak buat bekal di sana nanti, kami pun berangkat pukul 10 melewati jalur parung, Bogor, Tol Jagorawi dan jalan puncak.

Sepanjang perjalanan kami melewati aneka pemandangan dan alhamdulillah sampai lokasi tujuan, tepatnya di puncak pass perjalanan lancar tanpa ada hambatan. Sayangnya sampai lokasi turun hujan dan berkabut sehingga foto-foto yang kami dapat kurang bagus.

di Puncak Pass yang berkabut

di Puncak Pass yang berkabut

Meskipun demikian kami menikmati suasana puncak yang dingin, disertai penjaja kue gemblong dan beberapa pengunjung lain yang banyak berfoto di puncak pass, kami pun tak mau ketinggalan momen untuk foto-foto.

Mas Arif sama Tante Titin

Mas Arif sama Tante Titin

Setelah selesai foto-foto di puncak pass, tiba-tiba hujan turun deras, dan kami pun kembali masuk ke mobil dan turun ke tujuan berikutnya yaitu masjid Attaawun, sepanjang perjalanan, kebun teh sangat hijau dan indah seperti karpet terbentang.

Hamparan kebun teh

Sesampainya di Mesjid Attaawuun, kami berencana mau sholat dzuhur, tak di sangka mesjid ini baguus banget viewnya. Bangunannya dan pemandangan di sekitarnya juga bagus, di pintu masuk sebelah barat ada aliran sungai alami yang di kelilingi pojon-pohon seperti lukisan. Pemandangan ke atas maupun ke samping.

Aliran Sungai depan Mesjid

Aliran Sungai depan Mesjid

Kami sholat secara bergantian, selesai sholat kami keliling mesjid, dan ternyata ada jalan tembus di atas bangunan mesjid ini yang langsung tembus ke kebun teh, tanpa alas kaki, kami bertiga mendaki ke daerah dimana kebun teh berada, dan lumayan jauh sampai ngos-ngosan.

Mas Arif di Kebun Teh

Seger banget deh ternyata di sela-sela kebun teh tersebut, mas Arif, saya, dan tante titin juga ikut foto-foto karena pemandangannya bagus Tante Titin di Kebun teh

Setelah naik sedikit ke atas, kami kecapaian dan akhirnya turun, karena jalannya licin lumayan curam juga kembali menuju mesjid At-taawuun.

Berdua di Kebun teh

Setelah selesai foto-foto, kami lapar dan segera menuju ke mobil untuk segera membuka bekal, kami berhenti sejenak di kebun teh dan menyantap makan siang, namun tidak lama karena kata mas arif itu pas turunan, sehingga kami melanjutkan makan di jalan dan berhenti di depan villa milik MK.

Setelah makan, kami kembali pulang dan perjalanan pulang lebih lancar dan tidak macet. Namun sepanjang perjalanan kami terjebak hujan, untung mas arif bawa mobilnya pelan-pelan jadi kami selamat sampai kembali di rumah sekitar jam setengah enam. Alhamdulillah seneng banget jalan-jalan kali ini fresh banget dengan udara puncak, dan besok harinya sudah mulai kembali dengan kesibukan di Amira Sport

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s