Archive for August, 2014

Kuliner Favorit di Kota Blitar

Posted: August 28, 2014 by Eva in Kuliner

Kota Blitar atau kota Patria tidak hanya terkenal dengan wisata makam Bung Karno saja, tapi kota ini juga terkenal dengan kulinernya. Karena suamiku tinggal di Banggle, Kanigoro Blitar, maka hampir tiap tahun atau kalau ada liburan panjang kami liburan sekalian pulang kampung ke Blitar.

Blitar itu kotanya tidak terlalu besar, jadi bisa dikelilingi dalam waktu yang tidak lama. Kalau main ke kota Blitar di pagi hari dan belum sarapan mampirlah ke Pecel Mbok Bari yang terletak di depan makam Bung Karno. Pecel ini enak banget dan harganya terjangkau. Setelah jalan-jalan keliling makam dan lapar, maka pecel mbok bari adalah pilihan yang tepat.

Pecel Mbok Bari Blitar

Pecel Mbok Bari Blitar

pecel mbok bari blitar

Setelah jalan-jalan di seputaran makam, cobalah keliling alun-alun. Disana bisa duduk nongkrong sambil bersantai. Bila anda ingin menikmati makanan yang pedes-pedes dan seger, maka makanlah rujak siram yang berada di depan taman makam pahlawan.

Rujak Siram

Rujak Siram

Biasanya rujak siram itu makannya sama es kelapa, dijamin seger. Berikut ini aku tampilkan fotoku waktu makan rujak siram.

Siang-siang makan rujak siram

Siang-siang makan rujak siram

Sambil menghilangkan rasa pedas, bisa ngobrol-ngobrol dulu. Udara Blitar yang dingin memang enak untuk menghilangkan kepenatan. Sambil melihat pusat pertokoan sepanjang jalan utama, anda bisa berbelanja aneka macam dari mulai pakaian hingga cemilan buat oleh-oleh. Tidak terasa sampai sore hari perut anda mulai terasa lapar, mampir saja ke Bakso Gangsar yang berada di depan Mesjid Syuhada.

Bakso Gangsar

Bakso Gangsar

Usai makan bakso gangsar kenyang kan, nah bisa pulang dulu ke rumah karena tidak jauh dari kota. Sebenarnya masih banyak kuliner lain yang menarik tapi yang saya tulis di atas adalah yang favorit atau selalu saya kunjungi kalau pulang kampung ke Blitar. Malamnya atau sehabis magrib, ada kuliner menarik di sepanjang jalan Ahmad Yani, yaitu Tahu Lontong.

Tahu lontong ini maknyus banget, karena tahunya langsung diangkat saat habis digoreng hangat-hangat dan bumbu petisnya kerasa banget. Enaknya dimakan pedas-pedas. Selamat berwisata kuliner di Kota Blitar….

Tahu Lontong Blitar

Tahu Lontong Blitar

Aneka Tempat Makan Pempek yang Enak

Posted: August 20, 2014 by Eva in Artikel, Kuliner

Sejak aku di Jogja, aku menyukai makanan khas Palembang Pempek. Waktu disana aku suka makannya Pempek Ny.Kamto yang ada di Malioboro Jogjakarta tepatnya di Jl.beskalan no 3 Jogjakarta, wah pempek disana enak banget pertamakalinya aku tahu makanan ini ya di Ny.kamto

Empek-empek Ny.Kamto di Jogjakarta

Empek-empek Ny.Kamto di Jogjakarta

Pempek itu jenisnya banyak, ada kapal selam, lenjer, adaan dan lain-lain. Tapi dari semuanya itu, aku paling suka kapal selam, karena bentuknya besar dan mengenyangkan.

Kapal Selam

Kapal Selam

Pada tahun 2003, aku hijrah ke Jakarta dan suka mencari Pempek enak yang ada di Jakarta. Aku menemukan beberapa seperti pempek Pak Raden Radio Dalam dan pada 2007 aku bekerja di Reka Gagas Cipta Kalibata aku menemukan pempek enak di Pasar Minggu. Saat kantor pindah ke Empang tiga, akupun sering makan disini, ataupun titip OB minta dibeliin. Alamat Pempek Pak Raden yang di Pasar Minggu adalah Jl.Raya Pasar Minggu Km 18 no 27.  

Empek-empek Pak Raden Pasar Minggu

Empek-empek Pak Raden Pasar Minggu

Setelah tidak kerja lagi banyak menghabiskan waktu di Pamulang, aku mulai mencari Pempek deket rumah tapi ternyata sulit jarang ada yang jual, ada juga di depan Giant Gaplek, warungnya kecil tapi pempeknya enak, gak ada plangnya tapi aku tahu yang jual namanya Mak cik, tapi gak bertahan lama, akhir 2013 warungnya tutup dan aku gak sempat mendokumentasikannya.

Pada 2014 ini, tidak sengaja aku menemukan Pempek yang paling enak dan paling mahal, yaitu Pempek Musi Raya di Ciputat, tepatnya di samping Ramayana Ciputat sekiar 200 meter dari situ kalau dari arah Lebakbulus kiri jalan. Aku bener-bener jatuh cinta dan ketagihan untuk datang ke Musi Raya.

Buat temen-temen pecinta kuliner yang ada di Tangerang Selatan aku rekomendasikan deh untuk makan Pempek di Musi Raya, mahalan dikit tapi kapal selamnya besar dan bikin kenyang. Selamat menikmati…

Pempek Musi Raya Ciputat Tangerang Selatan

Pempek Musi Raya Ciputat Tangerang Selatan

Menikmati Hidup Dengan Penuh Rasa Syukur

Posted: August 20, 2014 by Eva in Buku dan Media

Resensi Buku
Judul : Efek Terimakasih (Tindakan Bersyukur Sederhana yang Mengubah Hidup)
Penulis : John Kralik
Penerjemah : Dewi Wulansari
Editor : Nunung Wiyati
Penyelia : Chaerul Arif
Proof reader : Arif Syarwani
Penerbit : Gemilang (Kelompok Pustaka Alvabet)
Edisi : I, Mei 2014

Sampul buku

Sampul buku

Buku ini merupakan kisah nyata dari seorang pengacara/advokat yang mengalami kegagalan dan jatuh bangun dalam hidupnya. Dimulai dengan menceritakan hari paling kelam dalam hidupnya, saat itu tahun 2007, dimana John Kralik memiliki firma hukum dalam kondisi rugi besar dan kehilangan sewa kantor. Ia juga tengah berjuang melewati perceraian yang sulit, sama sekali tidak punya uang dan tinggal di apartemen yang kecil dan sumpek, serta tinggal jauh dari anak-anaknya.
Dalam kondisi yang tertekan, Kralik melakukan perjalanan ke Gunung Echo yang mengarah ke Hutan Nasional Angeles di atas Pasadena. Bertepatan dengan tahun baru, ia pun membuat sebuah resolusi saat itu. “Ini adalah saat yang tepat untuk berubah, tentu saja saya pernah merasa seperti ini, pada usia lima puluh dua, banyak resolusi tahun baru yang tidak terwujud.Tahun ini saya tidak hanya ingin menjadi pecundang dalam pekerjaan saya, saya ingin melakukan sesuatu yang lebih berarti dengan hidup saya, saya ingin menjadi lebih berarti dari sekedar pengacara yang melemparkan kebencian untuk mencari nafkah”. (Hal 15)

Duduk diatas bongkahan beton yang merupakan satu-satunya bagian yang tersisa dari hotel di pegunungan Echo akhirnya ia menemukan ide cemerlangnya yang selama ini belum pernah ia lakukan yaitu dengan mengucapkan terimakasih. Ia akan berusaha menemukan satu orang untuk berterimakasih setiap hari. Satu orang akan ia kirimi surat ucapan terimakasih, hingga pada akhir tahun ia akan menulis 365 ucapan terimakasih.

Buku yang terdiri dari 24 bab ini memuat beberapa ucapan terimakasih yang ia sampaikan kepada anak, saudara, kolega, klien dan berbagai macam orang yang pernah berbuat baik kepadanya.
Ucapan terimakasih pertama ia ucapkan pada anak pertamanya yang memberinya kado natal bahkan sampai kepada pegawai starbucks pun ia mengucapkan banyak terimakasih karena telah melayaninya.

Pada akhir Juni, Kralik telah menulis 168 ucapan terimakasih, ia pun menerima banyak telepon, pelukan dan email juga surat ucapan terimakasih, bahkan lebih banyak dari ucapan terimakasih yang pernah ia terima seumur hidup. Ia pun mulai menyimpan kartu, email dan ucapan terimakasih. “Saya menganggapnya sebagai milik yang berharga dan menyimpan mereka dengan baik. Bagi saya, ucapan terimakasih adalah benda koleksi yang tidak ternilai. Membuka-buka kembali ucapan2 yang saya terima sama menenangkannya dengan memeriksa daftar ucapan terimakasih yang saya tulis,” (hal 156).

Sebagian orang menulis bahwa kekuatan dari surat ucapan terimakasih di dalam hidup mereka telah mendorong mereka untuk menulis surat yang sama kepada orang lain, yang lain menyatakan bahwa menulis surat seperti itu membantu mereka dalam melunasi tagihan-tagihan.

Buku ini disertai beberapa ucapan terimakasih John kepada kekasihnya,anaknya, koleganya serta orang-orang yang selalu berhubungan dengannya baik bisnis, pertemanan maupun keluarga ia ungkapkan dalam buku ini, bahkan ia menulis satu bab sendiri tentang petunjuk menulis ucapan terimakasih.

Akhirnya John Kralik bisa menulis 365 ucapan terimakasih dalam lima belas bulan, memang bukan cara yang mudah, menurutnya hal ini membuat ia melihat kembali betapa banyaknya hal yang patut ia syukuri dalam hidup. Pada September 2009, John Kralik ditunjuk oleh Gubernur California Arnold Scwarzenegger menjadi Hakim Pengadilan tinggi Los Angeles.

Buku ini sangat inspiratif, bagi anda yang ingin menjalin komunikasi yang baik dengan orang-orangyang telah berbuat baik bagi anda, dengan cara yang paling sederhana sekalipun, menikmati hidup dengan penuh syukur dengan cara berterimakasih kepada orang yang paling dekat dengan anda.

Eva Rohilah
Pecintabuku tinggal di Depok
http://www.evarohilah.wordpress.com