Resensi Buku : Home Sweet Anywhere, Keliling Dunia di Masa Pensiun

Posted: October 9, 2014 by Eva in Buku dan Media

Judul : Home Sweet Anywhere (Petualangan Menakjubkan dan Menginspirasi dari suami istri yang menjalani Hidup dengan Berkeliling Dunia)
Penulis : Lynne Martin
Penerjemah : Endang Sulistyowati
Editor : Nunung Wiyati
Penyelia : Chaerul Arif
Proofreader : Arif Syarwani
Cetakan : I, September 2014
Penerbit : Pustaka Alvabet
Harga : Rp.65.000

Buku bersampul biru laut ini merupakan kisah pribadi sang penulis Lynne Martin yang sempat menghebohkan Amerika Serikat beberapa waktu yang lalu. Berawal dari kenekatan Lynne dan suaminya Tim Martin untuk menjual rumahnya di California dan melakukan traveling ke beberapa negara, meninggalkan anak dan keluarga terdekatnya. Hal ini tentu saja mengejutkan keluarganya, namun Lynne dan Tim merencanakan semuanya dengan penuh perhitungan.

Sampul Buku

Sampul Buku

Lynne dan Tim adalah sepasang suami istri yang menemukan cintanya kembali di masa tua mereka. Sebelumnya Lynne pernah menikah dengan Guy, namun Guy meninggal karena sakit, sedangkan Tim sudah bercerai dari istrinya. Sebelum mereka menikah, pada tahun 1970an, mereka pernah berpacaran namun belum berjodoh. Pada saat Guy sudah meninggal akhirnya Lynne memutuskan untuk menikahi Tim dan keduanya memutuskan untuk melakukan traveling dan menuliskan pengalamannya di sebuah blog.

Memutuskan menjual rumah, tentu adalah keputusan yang sulit. Apalagi ia harus meninggalkan semua barang dan kenangannya selama bertahun-tahun. Untuk itu mereka menyumbangkan sebagian besar barang yang ada di rumah ke lembaga amal dan koleksi pribadi mereka ke anak-anaknya. Untung saja selama bekerja sebagai humas sampai sekarang, Lynne memiliki perencana keuangan terpercaya yang mengatur keuangan dan investasinya, serta melaporkannya setiap bulan. Sehingga perjalanannya keliling dunia juga sudah mendapat persetujuan dari perencana keuangannya.

Lynne juga memiliki suami, Tim yang cerdas. Saat Lynne mempersiapkan segala sesuatunya seperti surat-surat kelengkapan dan packing pakaian, Tim sudah memesan apartemen, mobil dan kebutuhan lainnya di negara yang akan dikunjunginya. Hal ini tentu memudahkan keduanya mempersiapkan segala akomodasi yang dibutuhkan.

Lynee Martin

Lynee Martin

Buku ini terdiri dari Tiga belas bagian yang menceritakan pengalamannya di tiap negara yang dikunjunginya. Negara yang pertama dikunjunginya adalah Meksiko. Keduanya pun menjalani petualangan baru yang menakjubkan, dari mengunjungi piramida yang menjulang di Meksiko, menjelajahi pasar tradisional di Turki, menyaksikan rumah-rumah Georgia yang berkilau di Irlandia, hingga mendatangi pusat grosir olahraga di Italia. Argentina, Prancis, Inggris, Jerman, Portugal, dan Maroko telah pula mereka singgahi. Keduanya hidup dari satu apartemen ke apartemen lain, dari satu rumah sewaan ke rumah sewaan lain. Dengan koper kecil, dua komputer, selera untuk pengalaman baru, kebersamaan, serta fleksibilitas untuk merasa berada di rumah sendiri di hampir setiap situasi, keduanya menjalani hidup dan cinta tanpa batas.

Pengalamannya di setiap negara ia tulis dalam setiap bab di buku ini. Petualangannya memahami warga setempat, perkenalan dengan orang-orang baru, kebiasaan supir Taxi di berbagai negara, kendala makanan, hingga kendala bahasa yang mereka hadapi untuk berkomunikasi dengan negara yang dikunjunginya ia jelaskan secara mendetail, sehingga pembaca seolah-olah merasakan pengalaman mereka.
Tulisannya yang awalnya ia muat di blog homefreeadventure.com ini menginspirasi dan membuat orang berdecak kagum. Home Sweet Anywhere adalah sebuah petualangan romantis yang sangat indah. Lebih dari itu, inilah peta jalan bagi siapa pun yang ingin mewujudkan impian untuk hidup berkelana tanpa batas. Pada Oktober 2012, Wall Street Journal memuat pengalaman mereka dan mendapat tanggapan positif dari pembaca, sehingga Lynne pun diundang dan diwawancarai berbagai media tentang pengalamannya.

Kisah suami istri ini mengilhami banyak orang terutama mereka yang sudah pensiun untuk merencanakan rencana mengisi hari tuanya dengan berkeliling dunia atau mengunjungi tempat-tempat yang belum dikunjungi semasa hidupnya. Sekarang Lynne dan Tim tidak memiliki alamat permanen dan berniat untuk tetap seperti itu sampai roda kehidupannya ber-henti berputar sekitar tiga puluh tahun ke depan.

Buku ini sangat direkomendasikan bagi anda yang suka berpetualang atau travelling, bisa juga sebagai kado hadiah ulang tahun bagi orang tua atau saudara terdekat anda. Dilengkapi satu bab sendiri tentang apa saja yang harus dipersiapkan selama perjalanan, buku ini menjadi panduan lengkap bagi para traveller.

Eva Rohilah
Pecinta buku tinggal di Depok
Twitter: @evarhl

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s