Archive for December, 2015

Resensi Buku
Judul: Money Talking
(Para Pakar Internasional Bicara tentang Uang dan Cara Meraihnya)
Penulis: Zaenudin HM
Penerbit: Change
Edisi: I, November 2015
ISBN: 978-602-372-051-4

Menyebut nama Napoleon Hill, rasanya sulit melepaskannya dari predikat “Bapak Kesuksesan dan Kemakmuran”. Ya, dia memang berhasil merumuskan secara detail konkret dan aplikatif prinsip-prinsip kesuksesan hidup, khususnya dalam keuangan dan ekonomi. Semua itu diperolehnya secara ilmiah dari riset panjang (selama lebih dari 20 tahun) dengan mewawancarai tokoh-tokoh besar yang sukses dalam hidup mereka.

Sampul Buku Money Talking

Sampul Buku Money Talking

Dari kehidupan orang-orang besar inilah Napoleon mendapat pemahaman tentang rahasia kesuksesan hidup, dan mencatat serta menganalisanya ke dalam banyak tulisan. Selain membagikannya ke banyak orang lewat ceramah dan pidato, Napoleon menuliskannya ke dalam sejumlah buku. Alasan utama mengapa Napoleon menulis buku tentang bagaimana cara mendapatkan uang adalah karena fakta bahwa berjuta-juta orang dilumpuhkan oleh rasa takut pada kemiskinan.
Napoleon Hill adalah salahsatu tokoh yang dimuat dalam buku ini. Masih banyak tokoh lain yang juga sukses menghasilkan uang dan menjadi konglomerat. Para pakar itu antara lain Jack Canfiield, Brian Tracy, Joe Vitale, Richard Templar, John C Maxwell, Robert T.Kiyosaki, T Harv Eker, Zig Ziglar, dan Anthony Robbins. Semua tokoh itu diulas dalam sepuluh bab di dalam buku ini.

Buku karya Zaenudin HM ini adalah buku kedua yang saya resensi. Buku sebelumnya berjudul “Rahasia Hidup 30 Orang Sehat” https://evarohilah.wordpress.com/2014/09/23/kiat-hidup-sehat-dan-bugar-hingga-lanjut-usia/. Saya cermati penulis mempunyai konsen yang berbeda tidak hanya kesehatan namun juga ekonomi dan bahkan para pemimpin dunia, tapi ada kesamaan dimana Zaenudin HM menulis tentang beberapa tokoh yang berhasil di bidangnya.
Beberapa tokoh orang kaya di dunia barangkali anda pernah mendengar atau mengenal mereka yang saya sebutkan di atas. Tidak diragukan lagi, pemikiran mereka tentang kekayaan dan kemakmuran telah teruji dan terbukti. Mereka juga terbilang sebagai orang-orang sukses dalam pekerjaan dan karier.

Bicara tentang kesuksesan dan kekayaan, mereka memiliki kapasitas dan otoritas yang tinggi. Tak heran jika orang-orang terus berburu dan mempelajari pemikiran para pakar itu lewat buku-buku bestseller mereka yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Pertanyaan besarnya: Apa inti dari ajaran atau pemikiran mereka. Tentu beragam, namun berorientasi pada pengembangan diri. Nah buku ini fokus memuat rumusan-rumusan pemikiran mereka tentang uang dan bagaimana cara meraihnya. Lewat buku ini anda mendapatkan rumusan praktis, sistematis dan aplikatif. Sehingga anda tidak perlu menghabiskan waktu yang lama serta menguras tenaga ekstra guna memahami seluruh isi pemikiran mereka.
Menarik dalam buku ini karena ada kutipan-kutipan cerdas dari para tokoh tersebut yang di kasih tanda. Sehingga kita mudah memahami pemikiran mereka. Seperti kutipan Jack Canfield yang mengatakan bahwa “untuk meraih kesuksesan, terutama mendapatkan uang, orang harus berbuat atau bertindak”.

Kutipan lain yang menarik adalah dari Joe Vita yang mengatakan bahwa “Sekarang adalah waktu yang Tepat Untuk Menciptakan Masa Depan,”. Kemudian ada juga kutipan dari T Harv Eker yang mengatakan bahwa “Orang-orang kaya tidak fokus pada masalah. Mereka fokus pada tujuan mereka.
Buku ini sangat bagus sebagai referensi anda yang berbisnis dan memiliki cita-cita yang kuat bagaimana seni mencari uang. Di tulis dengan bahasa ringan menjadikan anda dan kutipan-kutipan yang diblok membuat anda betah membaca buku ini berlama-lama. Bagi Anda yang ingin cepat kaya dan memutar otak bagaimana caranya mengelola uang. Buku ini wajib Anda baca.

Eva Rohilah
Writerpreneur, Pengamat Buku
Tinggal di Depok

Meskipun saya sudah menikah hampir 10 tahun tapi saya suka nonton stand-up comedy seperti Raditya Dika, Pandji, Uus dan lain-lain yang biasanya ngangkat tema jomblo kocak abis. Saya follow twitter dan instagram Radit dan Pandji dan suka tertawa sendiri bacanya, follower mereka ribuan. Nah, yang gencar di promoin belakangan ini adalah Film mereka berjudul “Single”.Selama ini saya cuma liat promonya tapi belum sempat nontonnya baru sempat kemarin di Pondok Indah Mall.

Saya nonton jam 14.30 di PIM I antrian lumayan mengular. Karena waktu itu ada tiga film laris yaitu “Star Wars”, “Single”, dan “Bulan Terbelah di Langit Amerika”. Sebelumnya saya sempatkan beli makanan dan camilan agar gak lapar nanti. Tepat pukul 14.30 studio 4 sudah dibuka.

Poster Single

Poster Single

Cerita berawal dari kisah tiga orang anak kos yaitu Ebi (Raditya Dika), Wawan (Pandji Pragiwaksono), dan Victor (Babe Cabelita) yang takut sama hantu. Mereka bertiga naik mobilnya Ebi yang hendak janjian di ITC Cempaka Mas dengan cewek bernama Vina (Elvira Devinamira) teman SMAnya dulu. Vina yang sudah lama menunggu Ebi terlihat cantik dan Ebi pun cerita jika dulu sering makan bareng saat SMA. Ebi yang berharap dapat sinyal cinta dari Vina, sangat kecewa karena ternyata Vina mengajaknya ketemu untuk memberi undangan pernikahan.

Pupusnya Harapan ini membuat sohib dekatnya Wawan dan Victor kasihan sama Ebi, maka mereka pun mengajak Ebi main ke sebuah klub yang hingar bingar. Pandjii yang punya cewek sering bantuin masak ibunya dan Victor yang dijodohkan orangtuanya terlihat kompak masuk klub, seru banget di klub ini, penampilan Victor yang memakai batik ke klub membuat penonton di studio tertawa. Saat itu Ebi mendekati Laras (Pevita Pearce) dan kekonyolan pun terjadi saat Ebi mematuhi nasihat wawan untuk mentraktir Laras dan Ebi menelpon laras jam dua malam.

Usai gagal dengan dua cewek, Ebi tidak sengaja ketemu dengan cewek cantik bernama Angel (Annisa Rawles) yang seorang mahasiswa kedokteran yang kos di tempat kos bareng sama Ebi dkk. Disinilah cerita seru dimulai. Usaha Ebi menarik perhatian Angel maksimal, dari mulai kirim surat hingga perhatian lainnya. Namun sayang, Angel banyak yang ngasih perhatian termasuk Joe (Chandra Liow), Joe ini super protektif pada Angel dan mengancam Ebi agar menghindari Angel. Berbagai cara dan tipu muslihat, Joe berusaha menjauhkan Angel dari Ebi. Ebi dan Joe pun berebut perhatian Angel hingga mengikuti ke acara Ebi dan keluarga di Bali persiapan pernikahan Alva (Frederik Alexander). Namun Ebi tak putus semangat, ia terus menerus menaruh harapan besar pada Angel. Termasuk diajak skydiving, Ebi pun mau meskipun dia tidak tahu olahraga apa dan harus kena muntahan Victor saking gugupnya terjun di skydiving untuk mengikuti kemauan Angel.

Saya bersama poster "Single"

Saya bersama poster “Single”

Ketika di Bali itulah persahabatan antara wawan, Victor dan Ebi kacau, karena diam2 Wawan dan victor kirim surat tanpa sepengetahuan Ebi dan Ebi marah begitu juga Angel karena Ebi merobek surat dari ibunya yang Alzheimer Ibu Marjan. Kesedihan dan nasib sial Ebi seakan bertubi2, dia juga tak bisa membayar kos, hingga harus pindah kos, maklum Ebi masih jobless dan melamar kesana kemari. Sisipan Ebi yang suka stand-up comedy juga ditampilkan disini.

Puncaknya saat pernikahan Alva, Ebi yang pernah berjanji akan membawa cewek di pernikahan Alva terlihat bingung saat ditanya ibunya tentang Angel yang dibawanya ke Bali. Bisakah Ebi mendapatkan Angel? Bisakah Ebi menyingkirkan Joe, saingannya? Satu hal yang Ebi akan segera sadari, yaitu petuangannya melepaskan status single membuat dia menjadi tahu lagi apa yang dia butuhkan dalam hidupnya, bukan sekadar memenuhi apa yang dia inginkan. Dalam epilog yang dikemas dalam stand up comedy, Ebi mengatakan lebih baik single atau Pacaran namun dipaksakan? Para penonton pun mengambil hikmah dari pengalaman ini tentang petualangan mencari pasangan.

Film ini bener2 kocak, penampilan Wawan dan Victor sebagai peran pendukung sangat maksimal dan membuat penonton tertawa sepanjang film berlangsung. Rugi deh kalau gak nonton hehehe…selamat nonton yaaa

Eva Rohilah
Pengamat Film dan Buku
tinggal di Depok

Resensi Buku
Judul : Setegar Ebony
(Catatan Hati Seorang Istri yang Dikhianati Suami)
Penulis : Asih Karina
Editor : Iqbal Dawami
Proofrader : Arif Syarwani
Penerbit : Penerbit Alvabet
Edisi : I, November 2015
Harga : 59.800

Sudah hampir seminggu aku dikirimi buku penerbit buku Alvabet untuk meresensi dua buah buku, tapi belum juga aku sentuh karena rutinitas kantor yang banyak deadline menjelang akhir tahun membuatku tak sempat membaca buku. Akhir pekan ini aku pun dengan sepenuh hati membacanya dan aku kaget luar biasa. Buku yang dikirim Alvabet bagus banget, kisah nyata dari seorang penulis di Malang, Asih Karina tentang cerita pribadinya yang mengalami kegagalan rumah tangga dan pengalaman pilunya ketika dikhianati suami. Buku ini kulahap habis dalam tiga jam dan akupun nangis bombay terharu….

Sampul Buku Setegar Ebony

Sampul Buku Setegar Ebony

Begitu banyak pernikahan hancur, sebelum semua yang diimpikan terwujud. Banyak pengkhianatan justru datang dari orang tercinta. Tak heran imajinasi pernikahan sebagai gerbang kehidupan penuh kebahagiaan dan keindahan dalam gelora cinta dan kasih sayang, dalam sekejap sirna begitu saja. Tetapi apakah kebahagiaan lenyap bersamaan dengan bubarnya pernikahan?

Cerita berawal dari kisah asmara yang meluap-luap menjelang pernikahan dengan setting cerita di daerah Malang Jawa Timur. Asih karina atau biasa dipanggil Karin, menabung lama untuk mempersiapkan pesta pernikahan yang bersahaja, baju pengantin, hantaran dan souvenir serta undangan pun telah disiapkan menjelang hari yang paling ditunggu semua wanita. Usai menikah bulan madu ke Bali pun dijalani Karin dan suaminya Ardhan.

Usai bulan madu, Karin pun tinggal di rumah mertua. Masa-masa yang berat karena harus ia jalani meninggalkan ibunya seorang single parent. Setiap hari dia mengantar kerja suami dan suaminya pun rajin sms, layaknya pengantin baru. Penuh kemesraan, perhatian dan pelukan kasih sayang. Hingga bebeberapa waktu kemudian Karin melakukan test pack dan dia pun dinyatakan positif hamil. Kegembiraan ini disambut bahagia oleh pasangan suami istri. Karin pun jaga kesehatan dan suaminya tambah rajin bekerja.

Namun, apa yang dinyana. Di saat kandungan menginjak enam bulan dan semakin besar. Sang suami Ardhan jarang pulang dan seringkali Karin menunggu sms yang tanpa balas. Berulangkali di Phpin dan tak ada kepastian hingga akhirnya sang suami pulang dan berkata terus terang, jika dirinya jauh hari sebelum menikah dengan Karin sudah punya istri dan anak. Bagai petir di siang bolong, Karin mendengar semua ini dan dia tidak terima. Ia masih berharap jika suaminya akan kembali padanya dan meninggalkan perempuan yang sudah dinikahinya. Ardhan minta cerai dan berjanji tidak akan memilih Karin maupun Kadek, istri pertamanya. Meskipun Ardhan berjanji akan membiayai persalinan Karin, namun Karin sudah terlanjur kecewa dan hampir putus asa. Untung saja ibunya banyak memberinya nasehat dan menguatkannya agar ia bisa tabah menghadapi cobaan.

Setegar Ebony adalah sekeping mozaik kehidupan. Lebih dari sebuah karya sastra, curahan hati, atau sebuah proyeksi kemarahan hati yang luka. Kisah ini adalah sebuah perenungan. Tergolong ke dalam jajaran karangan semi autobiografis lainnya. Ia tidak berangkat dari kegamangan wanita yang terombang-ambing pilihan kehidupan seperti Novel “The Bell jar’, karya Sylvia Plath ataupun “The Awakening” karya Kate Chopin. Cerita ini menggaris bawahi lara sebagai sebuah titik awal perjalanan panjang tokoh utama. Pembaca akan diajak berselancar memahami relung hati seorang wanita sederhana dengan mimpi sederhana.

Sebagaimana laiknya karangan semi autobiografis, sudut pandang “aku” menjadi sebuah titik yang menjadikan cerita bergulir dengan indah. Penulis mampu dengan jujur dan gamblang menuturkan desah resah, risau galau, hingga cenung renung yang semuanya merupakan sebuah proses panjang bangkit dari kejatuhan. Setiap untaian kisah adalah ratusan mozaik kecil yang menyatu dalam jalinan kisah yang utuh dalam alur maju mundur yang unik.
Selain itu, cerita ini dewasa dan mampu mendewasakan pembaca. Tokoh utama, Karin dalam buku ini mengajak kita untuk menjerit bersama dalam perih tak terperi yang membuat siapapun tak hendak melanjutkan hidup. Namun dalam kehendak ilahi, ia memilih kembali mengadukan semua yang terjadi. Karena itu penulis mampu mencapai suatu nilai religius tertinggi yaitu keikhlasan.

Setegar Ebony ditulis dengan gaya bertutur penulis yang cenderung puitis, ilustratif dan cerdas juga diwarnai oleh sentuhan humor pribadi penulis. Sebuah gaya bahasa yang membuat kita ingin membaca cerita ini hingga akhir.

Meskipun penulis menawarkan tragedi sebagai sebuah refleksi katarsis, humor yang terselip disana-sini sebagai sentuhan karakter penulis menjadikan cerita ini sebuah perenungan unik akan kemampuan manusia untuk beradaptasi dengan luka melalui tawa. Cerita ini benar-benar terlahir dari hati penuh cinta dan dipersembahkan dengan penuh cinta.

Saya tidak akan menceritakan bagaimana ending cerita, saat Karin melahirkan tanpa didampingi suami dan kesedihan yang tiada akhir. Saya persilakan pembaca membaca buku ini untuk mengetahui apakah happy ending atau tidak. Karena banyak hikmah yang dapat saya petik dari buku atau novel ini untuk membangun kehidupan rumah tangga dengan atau tanpa suami. Selamat membaca.

Eva Rohilah
Pengamat Buku tinggal di Depok Jawa Barat

http://www.evarohilah.wordpress.com

Resensi Buku

Judul : The Innovators (Kisah Para Peretas, Genius, Maniak yang Melahirkan Revolusi Digital)
Penulis : Walter Isaacson
Penerbit : Bentang Pustaka, Jogjakarta
Penerjemah : Reni Indardini
Penyunting : Eka Saputra dan Nurjanah Intan
Edisi : September 2015
Harga : 120.000

Sampul Buku

Sampul Buku

Ketika anda pertamakali membaca buku ini anda akan disuguhkan diagram tabel lengkap awal sejarah terciptanya mesin komputer dari jaman pertama kali ada ide sampai dengan perkembangan terkini industri teknologi komputer terkini. Buku ini luar biasa lengkap bagai kamus berjalan. Walter Isaacson bukan sekedar menganalisis perangkat keras dan perangkat lunak yang menghasilkan revolusi digital, melainkan juga menelaah para perempuan dan laki-laki yang menelurkan ide-ide di balik aneka gawai. Isaacson membeberkan kisah keangkuhan dan idealisme, keserakahan dan pengorbanan serta kompleksitas hakiki di balik pengembangan teknologi yang sekilas terkesan sederhana. Pemaparan buku ini lugas dan terang benderang. Isaacson mahir mengurai benang kusut memori dan dokumentasi untuk kemudian dia rajut kembali menjadi suatu cerita yang indah dan menarik untuk dibaca. Buku ini memotret teknologi beserta ruang yang mewadahinya.

Di mulai dari kisah Ada Lovelace yang sudah meninggal 150 tahun lalu yang menulis surat penuh rasa bangga betapa tepat intuisinya mengenal alat kalkulasi yang kelak menjadi komputer serbaguna. Mesin indah yang tidak hanya memanipulasi musik mengolah kata-kata dan mengombinasikan berbagai simbol dengan ragam tak terbatas.
Mesin semacam itu muncul pada 1950-an dan sepanjang tiga puluh tahun berikutnya, lahir dua inovasi historis yang melahirkan perubahan revolusioner dalam hidup kita: microchip yang memungkinkan pembuatan komputer kecil untuk digunakan di rumah sebagai barang pribadi serta jaringan berbasis paket switching yang memungkinkan penyambungan komputer tersebut ke jejaring web.

Penyatuan antara PC dan internet lantas memekarkan kreativitas digital, aktivitas berbagai konten, pembentukan komunitas, dan jejaring sosial secara besar-besaran. Temuan tersebut mewujudkan – meminjam istilah Ada Lovelace sebagai sains yang puitis jalinan indah antara kreativitas dan teknologi, tak ubahnya anyaman dari mesin tenun Jackuard.

Buku ini terdiri dari 12 bab yang membahas komputer dan internet dari hulu ke hilir. Dari mulai pencetus awal yaitu Ada, Countess Of Lovelace di bab 1, bab 2 tentang penemu komputer, bab 3 tentang pemrograman, bab 4 membahas Transistor dan bab 5 tentang microchip. Penemu video game dan internet di kupas tuntas di bab 7 dan 8, sedangkan bab 9 dan 10 membahas tentang personal komputer dan perangkat lunak. Memasuki bab 10 dan 11 ada akan diajak mengulik sejarah daring dan world wide web dan sinopsis buku ini di bab 12.

Sederet nama tokoh sang inovator yang banyak tidak diketahui namanya oleh khalayak banyak diungkap di sini dari mulai Ada, Countess of Lovelace pada tahun 1843, Vannevar Bush, Alan Turing, john Von Neumann, Grace Hopper, Robert Noyce, JCR Liclider, Paul Baran, Ken Kesey, Ted Nelson, Stewart Brand, Larry Roberts, Alan Kay, Paul Allen dan Bill Gates pendiri Microsoft, Steve Jobs memperkenalkan Apple dan Macintosh, Linus Torvalds perilis Linux, Tim Barners Lee penemu world wide web (www), Larry Page dan Sergey Brin meluncurkan Google, Ev Wulliams memunculkan Blogger hingga Jimmy Wales penemu wikipedia pada 2011.

Komputer dan internet tergolong temuan penting pada zaman kita. Namun hanya segelintir orang yang mengetahui siapa pencipta keduanya. Kebanyakan inovasi di era digital adalah hasil kolaborasi banyak orang hebat yang terlibat di dalamnya, sebagian panjang akal dan segelintir diantaranya sangat genius.

Buku ini memaparkan kisah para pendiri (pionir), peretas, penemu (inovator), dan wirausahawan dalam revolusi digital di dunia. Siapa saja mereka, bagaimana cara berpikirnya, dan apa latar belakang kreativitasnya yang menakjubkan. Buku ini juga menarasikan cara mereka berkolaborasi dan apa sebabnya kerjasama tim justru membuat mereka semakin kreatif. Wajib di baca bagi anda yang ingin melek tentang dunia teknologi yang sekarang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia kita. Juga bagi para pelaku industri kreatif di era start-up dan aplikasi ini yang melahirkan entrepreneur-entrepreneur andal di bidang teknologi komputer dan komunikasi.

 

 

Usai datang ke acara launching babarafi di Fatmawati saya diundang mbak Nilam di acara launching bukunya tentang womanpreneur di @america, Pacific Place SCBD. Acara itu dilaksanakan hari jum’at jam dua siang. Aku sengaja izin ke kantor untuk menghadiri acara yang menurutku menarik, karena yang dilaunching adalah E-Book bukan buku cetak kayak biasanya. Para pembicara juga keren ada Novita Tandri Owner Tumble Tots, Yulia Astuti Owner Moz5 Salon, dan Ninan Moran Owner Go Girl. Acara dibuka oleh perwakilan dari duta besar Amerika.

para pembicara

Narasumber

Acara yang dimulai tepat waktu ini diawali dengan sambutan dari Nilam Sari yang menceritakan tentang tentang ide awal menulis buku, sekilas tentang kebab babarafi dan memeperkenalkan nara sumber yang merupakan teman-teman dekatnya sesama womenpreneur. Tidak lama kemudian diskusi dilanjut oleh MC. Para narasumber bicara bergiliran, yang pertama adalah Nina Moran yang menceritakan suka dukanya menjadi womenpreneur. Dia pernah terjebak pada tagihan pajak sampai miliaran, kemudian ibu Yulia yang memiliki anak dengan kelainan tapi sabar mengurus salon muslimah yang tersebar di berbagai provinsi. Dan yang terakhir dan bersemangat adalah Novita Tandri. Perempuan sexy ini menceritakan suka dukanya mengelola Tumble Tots hingga pengalamannya mengisi acara parenting di radio Sonora. Setelah para narasumber menyampaikan materi dan tanya jawab, barulah Nilamsari tampil kedepan dan menceritakan pengalamannya menjadi womanpreneur.

Nilamsari, Owner Kebab Babarafi

Nilamsari, Owner Kebab Babarafi

Pada saat diskusi ada yang menarik dari para narasumber, yaitu tentang jatuh bangun mereka membangun perusahaan. Peran orang terdekat seperti keluarga, suami, anak-anak, kakak dan lain sebagainya diceritakan secara mendalam oleh para womenpreneur. Ini adalah momen yang luar biasa, kedua narasumber yaitu Nina Moran dan Yulia sampai menitikkan air mata. Meskipun mereka tegar dan kokoh hati mereka terenyuh mengingat jasa besar orang-orang terdekat yang mendorong perusahaannya. Ada momen yang menarik saat Nilamsari mendiskusikan bukunya dan ditemani Hendy Setiono,sang suami yang selalu mendukungnya.

Nilamsari tertawa bahagia Habis dikecup Hendy Setiono

Usai diskusi tentang buku tibalah saat tanya jawab dan launching buku Womenpreneur. Acara yang dipandu MC ini berlangsung meriah karena para peserta launching buku juga antusias dan memberikan pertanyaan menarik berdasarkan pengalaman masing-masing merintis usaha.

Launching Buku Womanpreneur karya Nilamsari

Launching Buku Womanpreneur karya Nilamsari

Selesai acara saya sempatin foto bareng penulis. Para peserta diskusi juga disuguhi black kebab yang enak banget. Selamat buat mbak Nilamsari. Semoga bukunya berguna buat para perempuan yang merintis usaha di Indonesia.

Bersama teman-teman

Bersama teman-teman

Bagi anda pecinta makanan kebab dan makanan timur tengah lainnya yang sudah banyak menjamur di Indonesia. Ada yang baru lho dari Kebab Baba Rafi yaitu Container Kebab. Ide unik konsep jualan kebab Babarafi yang didirikan oleh Hendy Setiono ini memang cukup menarik dan unik menu-menunya pun menarik. Dalam launching Container Kebab yang dilaksanakan di Jl. Fatmawati no 33 Pondoklabu, Kebab Babarafi mengundang blogger dan tamu undangan yang berlangsung seru dan meriah. Undangan disarankan memakai dresscode hitam kuning.

Container Kebab

Container Kebab

Acara yang dimulai jam empat ini dimulai dengan pendaftaran para blogger. Saat masuk peserta mendapat suguhan nasi kebuli dan air mineral. Enaak banget nasinya sudah tercampur dengan menu Indonesia jadi gak terasa begitu timur tengah karena ada sayuran dan campuran lainnya. Para blogger juga mendapat suguhan black ice cream yang yummi banget. Semua menu itu diambil di container kebab yang tersedia di depan.

Nasi Kebuli

Nasi Kebuli

Black Ice Cream

Black Ice Cream

Setelah menyantap menu pembuka, tak lama kemudian acara dimulai. Sambutan pun dimulai. Sambutan pertama dari pendiri kebab babarafi yaitu Pak Hendy Setiono, Marketing sekaligus istri pak Hendy yaitu Nilamsari dan Mr. Steven dari Frenchise kebab babarafi Internasional.

Sambutan-Sambutan

Sambutan-Sambutan

Setelah sambutan acara dilanjutkan dengan wawancara singkat. Dalam sesi tanya jawab itu para blogger menggali lebih dalam tentang konsep container kebab Babarafi , seperti kenapa warnanya hitam kuning, kalau kata pak Hendy sih biar eye catching dan konsep container kebab dengan mengusung stop eat share ini, mengikuti perkembangan terkini anak muda sekarang dimana kalau makan itu di foto kemudian di share ke teman-temannya. Sedangkan dalam sambutannya Ibu Nilam yang cantik dan baik banget ini menjelaskan bahwa konsep black kebab ini menggunakan bamboo charcoal yang bisa mendetox tubuh dan tentu lebih sehat. Menu yang lain yang dilaunching dalam kesempatan ini ada nasi kebuli, milky ice cream, dan black Ice Cream. Di jamin enak dan para undangan dipersilahkan mencicip menu baru tersebut sepuasnya.

Black Kebab

Black Kebab

Fresh Milk

Fresh Milk

Black Ice Cream

Black Ice Cream

Setelah memperkenalkan produk baru. Acara selanjutnya adalah peresmian Container Kebab Babarafi dengan mengadakan gunting pita oleh Pak Hendy, Ibu Nilamsari dan Mr. Steven.

Pengguntingan Pita

Pengguntingan Pita

Setelah pengguntingan pita dan pelepasan balon ke udara, acara belum selesai. Masih banyak lomba diantaranya adalah makan kebab tercepat dan lomba selfie. Acara yang dipandu oleh MC ini berlangsung rame, meriah dan penuh canda tawa. Aku gak ikut lomba makan kebab karena udah kenyang, aku hanya ikut lomba selfie dan tidak menang. Tapi alhamdulilah aku seneng banget dapat kesempatan datang ke acara ini.

Lomba Selfie

Lomba Selfie

Menjelang sore acara pun ditutup dengan pembacaan doa dan foto bersama dengan para blogger, pemilik kebab babarafi dan semua panitia. Alhamdulilah acara berlangsung lancar. Para pemenang lomba makan kebab dan selfie mendapat voucher menarik dari kebab babarafi dan banyak dari Kumpulan Emak-Emak Blogger (KEB) yang menjadi juara lomba kereen deh. Silahkan jika anda ingin mencoba menu baru dari container Kebab Babarafi, kunjungi daja di jl.RS. Fatmawati no 33 arah ke pondoklabu. Coba aneka macam menu baru dengan harga terjangkau.

Foto Bersama

Foto Bersama

Dan yang lebih menarik dari kebab babarafi ini adalah pemiliknya pasangan suami istri pak Hendy dan Ibu Nilamsari orangnya baik banget dan humble. Saya sangat terkesan sambutan mereka kepada para undangan dengan sepenuh hati, meskipun mereka sudah memiliki 1200 outlet di seluruh Indonesia dan beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, China, Srilanka, Singapura, Brunei dan Belanda dan menjadi Th Worlds Biggest Kebab Chain. Pengunjung pun dipersilahkan menyicip aneka menu baru, dan pulang dengan kenyang. Belum lagi ketika pulang juga disediakan goodie bag menarik. Terimakasih banyak dan semoga kebab babarafi makin berjaya.

Oh ya bagi anda yang mau mencoba makan kebab dan aneka menu lainnya di container kebab babarafi, kedai buka 25 jam, jadi kalau anda kelaparan tengah malam pun bisa datang atau pesen melalui Go-Food lewat aplikasi Go jek. Jadi tunggu apalagi ayoo pesan kebabnya dan selamat menikmati menu baru yang lebih sehat. Stopeatshare….

Kebayoran Lama

Selasa, 8 Desember 2015