Mengoptimalkan Teamwork, Hindari Ingin Maju Sendiri

Posted: September 19, 2016 by Eva in Ekonomi Bisnis, Inspirasi

Resensi Buku: 1 Team 1 Goal (Berhenti Menutup diri Mulailah Memberi)
Penulis : Mega Chandra
Editor : Diane Novita
Penerbit : Grasindo 2016

sampul-buku

Sampul buku 1 team 1 Goal

Sekarang ini bukan lagi zamannya “Aku” melainkan “kita”. Membangun kesuksesan di era milenium seperti saat ini membutuhkan kolaborasi yang kuat untuk bahu membahusatu sama lain. Itu sebabnya manusia tidak mungkin bisa hidup sendiri. Ini karena kita adalah mahluk sosial yang dipastikan membutuhkan orang lain.
Sangat sulit kita hindari apabila kita sangkal jika kita tidak membutuhkan orang lain di sisi kita. Sebagai pria (suami) membutuhkan perempuan sebagai pendamping (istri) begitu pula sebaliknya. Kita sebagai atasan membutuhkan rekan (bawahan), begitu pula sebaliknya karena seorang atasan tidak mungkin disebut atasan tanpa memiliki bawahan.

Semua itu membutuhkan satu tindakan yang kita sebut kolaborasi, teamwork yang kuat. Coba kita bayangkan, pernahkah kita melihat seseorang dapat menguburkan dirinya sendiri ke dalam liang kubur tanpa bantuan orang lain saat dia telah meninggal dunia? Jika kita masih mampu mengingat “MATI” mengapa kita masih sulit berkolaborasi atau bekerjasama dengan orang lain.

Itulah kurang lebih poin yang ingin disampaikan dalam pengantar buku berjudul “1 Team 1 Goal, Berhenti Menutup Diri, Mulailah memberi,” yang ditulis oleh Mega Chandra. Diawali dengan kisah sukses grupp Samsung, Mega Chandra penuh semangat menuliskan pemikiran dan pengalamannya melakukan kerja bersama team work.
Kesigapan Leader dan Peningkatan Kompetensi

Dalam buku yang terdiri dari sembilan bab ini dijelaskan tentang perubahan besar yang terjadi pada dunia bisnis dan perubahan ini sangat sulit untuk diprediksi.Kesigapan leader untuk merespon perubahan yang perlu dilakukan merupakan kompetensi yang sangat dibutuhkan. Kompetensi ini juga harus diimbangi dengan human relation yang handal untuk memimpin tim menghadapi perubahan. Buku ini sangat menggugah dan inspiratif yang menyentuh sanubari niscaya akan mampu mengubah seseorang menjadi lebih baik dr sebelumnya.

Bab pertama tentang 3i misalnya, Inspire, Influence, Impact menjelaskan dengan gamblang tentang tiga hal penting di atas, bab dua membahas parachute dan peacemaker, bab tiga menjelaskan tentang harmony in excelent, bab empat, mengulas panjang lebar tentang Communication and Cognition,bab lima tentang innitiative and dare, bab enam tentang kehati-hatian dalam bekerja atau berbisnis (Be HSP)(Hati-sikap-perilaku=Humble, Sportive-Positive), bab 7 tentang QC SDM, bab delapan tentang Trust, sekilas dibahas tentang One Man Show, dan bab terakhir tentang Performance, Collaboration, Ownership. People.

Saya tidak akan menjelaskan isi bab secara keseluruhan, nanti anda tidak suprise saat membacanya, dari beberapa bab diatas intinya satu yaitu sukses atau kemenanga tidak bisa dicapai untuk diri sendiri tapi kerja keras tim. Banyak istilah baru yang saya temukan dalam buku ini yang memperkaya wawasan kita untuk terus semangat dalam bekerja.

No Superman but Superteam

Harus kita sadari bahwa tujuan dari berkolaborasi dalam organisasi ataupun perusahaan yang baik adalah untuk tujuan baik, untuk itu semua tim member harus memiliki effort yang sama. Motivasi diri yang dilandasi dengan hati yang humble akan menjadikan kita cahaya seperti lilin, meski cahayanya tidak seterang matahari dia akan selalu ada di saat kita membutuhkan

Buku ini bagus utk motivator dan manajer HRD, para wirausahwan muda yang baru merintis usaha, PNS, aktivis LSM, para politisi, serta para pekerja di seluruh Indonesia agar menjadikan kerja tim sebagai landasan utama jangan mengedepankan egoisme ingin maju atau hebat sendiri.

Harus dipahami bersama betapa pentingnya TEAMWORK (Together-Excelence-Achieving-Moving Forward-Wisdom-Optimism-Raising and Knowledge) sebagai kunci sukses organisasi. Untuk membuat sebuah tim berhasil atau gagal sangat tergantung orang-orang yang ada di dalamnya. Sikap positif merupakan kunci utama untuk membuat sebuah tim sukses. Namun untuk menumbuhkembangkan ini sangatlah sulit, terlebih lagi sifat iri, dengki dan berbagai politik kepentingan maka teamwork akan menemui banyak hambatan.

Eva Rohilah
Pengamat Buku dan Film tinggal di Depok

Advertisements
Comments
  1. mega chandra says:

    Thanks Eva untuk Ulasannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s