Resign?Maju Atau Mundur

Posted: May 15, 2017 by Eva in Artikel

Resensi Buku

Judul   : Resign, Memajukan Diri Bukan Mengundurkan Diri

Penulis: Mega Chandra (Me-Chan)

Penerbit: Self Publishing

Edisi     : Maret, 2017

sampul buku

Setelah sekian tahun anda bekerja, merangkak dari karir , yang paling bawah hingga mencapai posisi yang sudah mapan, atau bekerja lama tapi karir anda di perusahaan anda stagnan, maka pilihan untuk berhenti bekerja, dan tentu masih banyak alasan lain, karena ingin lebih memperhatikan anak dan orangtua (keluarga), karena sakit, atau karena tergoda ingin buka usaha sendiri.

Ada banyak alasan orang untuk memilih pilihan berhenti dari karir, namun tidak ada salahnya, sebelum anda memutuskan melanjutkan atau tidak karir anda, baca buku ini terlebih dahulu agar anda lebih menghadapi apa yang terjadi kemudian di masa yang akan datang, ketika karir anda berhenti, atau bahkan semakin melambung tinggi.

Buku berjdul ‘Resign” karya Mega Chandra ini, adalah buku kedua yang saya baca, buku pertama yang saya baca, adalah One Team One Goal bicara tentang cara kita bekerjasama dalam satu tim, sebuah buku penyemangat untuk saling berpegangan tangan membangun tim yang kompak untuk menuju satu kesuksesan. Resensinya bisa dibaca di sini Mengoptimalkan Teamwork, Hindari Ingin Maju Sendiri.

Nah buku terbaru, Motivator yang akrab dipanggil Me-Chan ini, membahas tuntas tentang Resign dari berbagai perspektif. Seperti biasa, ulasan penulis asal Lampung ini mengawali prolog dengan peristiwa sehari-hari kekininian tentang aneka perusahaan yang banyak mem-PHK karyawannya serta makin tergerusnya tenaga manusia oleh alih teknologi.

Namun, buku yang memiliki sampul artistik ini, tampil beda, tidak melulu pada satu titik tentang kenapa perlu resign atau tidak, tapi lebih kepada alasan dan gagasan untuk menghadapi rasa takut dan keluar dari zona nyaman agar anda bisa mengambil keputusan.

Mempersiapkan Diri Lebih Baik

Ada empat bab yang dibahas secara tuntas dalam buku ini. Pertama tentang Resign? Why Not, terdiri dari empat sub bab yaitu hadapi rasa takut, keluar dari zona nyaman, bertumbuh dengan SWOT Analysis, dan Ketakutan itu tidak akan terjadi.

Memasuki Bab dua, anda akan tercerahkan  dengan argumen lengkap, berjudul Why Resign? di sini akan didedahkan tentang dahsyatnya paradigma, Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Cepat. Sedangkan Bab ketiga, Me-Chan mendedahkan tentang Prepare Be Better. Ada tiga sub bab dalam buku ini yang menjelaskan tentang Good Preparation better than Good Explanation, Never Stop Study, Show up, Stand up, Speak up.

Berbeda dengan buku-buku sebelumnya, pada buku kali ini di akhir setiap bab ada karikatur yang berkaitan dengan wacana yang dibahas tiap bab. Seperti bab empat yang merupakan inti dari buku ini, yaitu: Resign=Memajukan Diri. Menurut Me-Chan, menyiapkan diri baik mental dan skills adalah upaya terbaik yang harus kita lakukan jika kita siap menghadapi ujian dalam bentuk apapun, terlebih dengan tidak stabilnya kondisi perusahaan di mana kita dituntut selalu siap dengan segala resiko.

Resign itu harus maju, harus menjadi lebih baik karena yang mengajukan resign pasti seharusnya sudah jauh lebih siap dibandingkan yang di-resign-kan. Orang yang mengajukan resign pastinya sudah berpikir dalam tentang keputusannya apapun alasannya, itu sebabnya orang yang mengundurkan diri lebih siap dibandingkan dengan yang diberhentikan.

Namun sangat disayangkan apabila orang yang jauh lebih siap ternyata “resign” tidak mengalami kemajuan, resign tidak hanya karena bosan atau karena ingin mencari suasana baru tanpa perubahan apapun yang lebih baik. Baik dari sisi penghasilan, fasilitas atau yang paling utama yaitu kualitas dan karya yang lebih baik.

Dalam bab empat ini juga di bahas tentang Self Management dan Choose The Right Job for Us, Harus diingat memajukan diri bisa kita lakukan dengan banyak cara. Apapun yang kita pilih memiliki konsekuensi yang harus siap kita hadapi. oleh sebab itu kita harus lebih siap, maka proses reminder diri seperti self management dalam proses pengembangan diri mutlak harus kita jalankan jika kita ingin memiliki kebebasan memilih.

Jadi anda masih bingung dengan pilihan Anda? Tidak ada salahnya untuk membaca buku ini sebagai bahan pertimbangan. Selamat membaca

Eva Rohilah

Pengamat Buku tinggal di Depok

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s