Tiga Lagu Syahdu di Bis Hiba Utama

Posted: February 20, 2018 by Eva in Artikel

Setelah keluar pintu tol Koja menuju terminal Leuwi Panjang, seorang pengamen, anak muda berkaos hitam dan mengenakan topi coklat naik ke atas bis Hiba Utama dan menyanyikan tiga lagu syahdu yang membuat penumpang ngelangut.

Pertama yaitu lagu “Ke Jakarta ku Akan Kembali” tembang lawas yang dinyanyikan oleh Koes Plus. Liriknya seperti ini :

Di sana rumahku
Dalam kabut biru
Hatiku sedih
Di hari minggu
Di sana kasihku
Berdiri menunggu
Di batas waktu
Yang telah tertentu

Reff.
Ke jakarta aku kan kembali
Walaupun apa yang kan terjadi
Kembali ke reff.
Pernah kualami
Hidupku sendiri

Temanku pergi
Dan menjauhi
Lama kumenanti
Ku harus mencari
Atau ku tiada
Dikenal lagi

Kemudian, pengamen muda itu menyanyi lagu kedua berjudul “Diana Kekasihku” Lagu yang dipopulerkan oleh Penyanyi yang sama yaitu Koes Plus.

Liriknya sebagai berikut:
Di gunung tinggi kutemui
Gadis manis putri paman petani
Cantik, menarik, menawan hati

Diana namanya manja sekali
Waktu aku mengikat janji
Ku berikan cincin bermata jeli
Tapi apa yang kualami
Paman petani marah ku dibenci
Reff :

Diana, Diana kekasihku
Bilang pada orang tuamu
Cincin permata yang jeli itu
Tanda kasih sayang untukmu

Di gunung tinggi kutemui
Gadis manis putri paman petani
Cantik, menarik, menawan hati
Diana namanya manja sekali
Waktu aku mengikat janji
Ku berikan cincin bermata jeli
Tapi apa yang kualami
Paman petani marah ku dibenci

Karena mengamen di bis itu waktunya cepat, maka lagu yang bersyair pendek sangat di sukai.

Rupanya usai dua tembang lawas, pengamen muda itu masih terus semangat dengan mempersembahkan lagu ketiga. Kali ini adalah lagu Firman Idol berjudul “Kehilangan”.

Para penumpang di bis ekonomi Hiba Utama yang tidak penuh ini pun terhibur. Mereka semua terdiam, namun tidak tahu juga dalam hati mereka ikut bernyanyi atau biasa saja. Namun, lagu ini bernada cukup tinggi sehingga saya pun ikut bernyanyi lirih.

Berikut lirik lagu “Kehilangan”

Ku coba ungkap tabir ini
Kisah antara kau dan aku
Terpisahkan oleh ruang dan waktu
Menyudutkanmu meninggalkanku
Ku merasa tlah kehilangan
Cintamu yang tlah lama hilang
Kau pergi jauh karena salahku
Yang tak pernah menganggap kamu ada
*
Asmara memisahkan kita
Mengingatkanku pada dirimu
Gelora mengingatkanku
Bahwa cintamu tlah merasuk jantungku
Reff:
Sejujurnya ku tak bisa
Hidup tanpa ada kamu aku gila
Seandainya kamu bisa
Mengulang kembali lagi cinta kita
Takkan ku sia-siakan kamu lagi
Back to *, Reff:
Sejujurnya ku tak bisa
Hidup tanpa ada kamu aku gila
Takkan ku sia-siakan kamu lagi.. (2x)

Lengkingan lagu di bait terakhir ini terus dinyanyikan oleh Pengamen muda hingga akhirnya dia berhenti, menunggu sebentar dan turun bersamaan dengan turunnya beberapa penumpang.

Setelah itu bis Hiba Utama melaju kencang, dan akhirnya tidak lama kemudian tiba di Stasiun Leuwi Panjang yang sekarang tambah rapi dan bersih.

Karawang 20 Februari 2018

Pukul 21.55

Advertisements

Comments are closed.