Manfaat Ban Bekas, Plastik Buat Brongsong, dan Pembakaran Sampah Kertas dan Dedaunan

Posted: September 25, 2018 by Eva in Artikel, Lingkungan

Sudah satu bulan lebih satu minggu saya boyongan pindah rumah ke kampung suami di Blitar. Meski sudah lama, membongkar kardus pindahan dan menata ruangan, syukuran, dan aneka kegiatan lainnya membuat saya betah lama-lama di rumah dan jarang keluar rumah kecuali ada keperluan mendesak.

Rumah Pinggir Kali

Tempat tinggal dimana saya ngontrak sekarang sebelumnya adalah milik seorang Tionghoa dimana terletak di komplek perumahan paling ujung yang berbatasan dengan sungai dan persawahan namun ditutup tembok jadi tidak terlihat langsung.

Ada yang bilang kita tinggal di Kuningan “Riverside”. Ini Kuningan Kanigoro Blitar ya bukan kuningan Jakarta atau Kuningan yang dekat Cirebon (guyon-guyon jika ada yang bertanya) takutnya salah paham jika keliru mengingat daerah Kuningan ternyata ada kemiripan nama.

Meski jauh dari mana-mana namun yang membuat saya betah di sini adalah cara pengelolaan sampah yang seminimal mungkin bisa dikurangi terutama saya yang habis pindahan tentu banyak barang baik itu kertas, pakaian atau benda lainnya yang harus dibuang. Tempat sampah disini juga terbuat dari bahan daur ulang bekas ban motor atau mobil.

1537837193659-1

Ketika awal datang saya sangat senang dengan adanya tiga kamar di belakang dan halaman belakang yang luas dimana di dalamnya ada pohon mangga, jeruk nipis, belimbing dan pandan.  Sebenarnya saya belanja suka bawa tas belanjaan sendiri tapi kalau ada bakul “ethek” (tukang sayur keliling) disini semua diwadahib plastik kecil-kecil, kata mas arif jangan dibuang karena plastik bekas itu bisa buat brongsong (bungkus) buah mangga.

Dan sisanya sampah kertas bekas, nota-nota, tiket, struk belanja, buku bekas, koran bekas hingga daun-daun kering yang mengotori halaman depan dan belakang serta ranting di bakar di tempat pembakaran sampah di belakang rumah.

Jadi betah di rumah dan malas kemana-mana, karena waktu sehari tidak cukup tahu-tahu sudah maghrib dan masih banyak pekerjaan rumah tangga belum seleasai hingga kadang lupa mengetik dan setor tulisan.

Kuningan, Kanigoro 25 September 2018

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s