Posts Tagged ‘#ayokeperpustakaan’

Tidak terasa sudah dua belas tahun saya mengenal perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang ada di sebelah Gedung A. Alamatnya di Jl. Sudirman bersebelahan dengan FX Sudirman dan Ratu Plaza.

Sempat Pindah dan Direnovasi

Pada tahun 2006, pertama kali saya mengenal perpus kemendikbud itu saat pameran buku penerbit Pustaka Alvabet yang berada di aula gedung A era menteri Bambang Sudibyo. Dulu gedung A sangat terbuka, saya mewakili kantor menjadi anggota KPBI dan secara berkala menggelar bazar buku dengan diskon hampir 50%.

Seingat saya selama 12 tahun itu sudah beberapa kali pindah dan renovasi. Jika dulu terhubung dengan gedung A, pada tahun 2010-an berubah menjadi lebih tertutup. Dulu ada kantinnya yang berada di pojok kanan.

Pada tahun 2017, persisnya lupa saya masih ingat dilakukan renovasi. Kantin atau kafe dihilangkan dan perpus di pindah ke gedung c lantai 3. Di sana enak juga, karena dekat musholla dan pemandangan belakangnya langsung pepohonan, terasa sejuk.

Pada pertengahan 2017, renovasi selesai perpus kemendikbud menjadi dua lantai tampil dengan koleksi buku yang lebih lengkap. Tidak hanya buku pendidikan, koran, majalah dan aneka buku lengkap yang tersedia di sana. Buku dari penulis ternama Indonesia, karya penulis asing baik ilmiah maupun fiksi, ada juga karya para guru dan opini siswa yang dibukukan.


Serba Hijau Daun dengan Tambahan Ruang Baca Anak

Setelah direnovasi menjadi dua lantai, kini perpustakaan Kemendikbud menjadi tambah keren, nyaman dan kekinian. Tidak kalah dengan co-working yang menjamur di ibukota. Ada ruang-ruang diskusi kecil untuk anda berdiskusi atau sedang tidak ingin diganggu.

Ruang audio visual juga nyaman dengan sofa empuk dan kursi khusus dilengkapi headset. Selain meminjam buku, ruang audio visual juga menyediakan cd atau dvd yang bisa dibawa pulang. Semua koleksi buku, ruang baca, ruang audio visual berada di lantai dua. Wifinya juga kencang bisa diakses sampai lantai satu.

Jika anda malas membawa laptop anda juga bisa membuka komputer berbasis Linux yang aman. Bahkan jika anda bawa anak, perpus Kemendikbud menyediakan ruang baca untuk anak dengan banyak cerita dongeng dan aneka tempat duduk warna-warni yang nyaman.

Di lantai satu ada ruang diskusi yang luas bisa dipakai untuk peluncuran buku, kursus bahasa, atau aktivitas lainnya seijin pihak terkait. Kamar mandinya juga berada di lantai satu.

Meski sudah lama mengenal perpus kemendikbud, saya baru menjadi anggota pada tahun 2013, sebelum pindah ke gedung C dan intens meminjam buku sejak dua tahun terakhir. Sempat juga kartunya hilang (harus ganti ) baru dan pernah ketinggalan saat meminjam (maklum emak-emak rempong 😊).

Kartu Jaminan dan Jangan Lupa Beri Nilai

Sekarang meminjam buku di perpus Kemendikbud untuk buku dibatasi tiga buku dan audio visual dua. Jangan lupa usai meminjam tinggalkan kartu jaminan (bisa ktp, npwp, bpjs dll). Kalau terlambat juga anda tidak bisa meminjam sejumlah hari terlambat.

Setelah membaca, mengetik, meminjam buku, hingga melihat aneka liputan dunia di ruang audiovisual anda bisa pulang karena tutup jam empat sore.

Selain lokasi yang strategis, lengkap, penjaga dan petugasnya juga ramah-ramah. Namun sebelum pulang jangan lupa ambil koin dan beri nilai kepada semua penjaga perpus yang bertugas hari itu saat anda berkunjung.

Berikut saya tampilkan video sekilas kondisi terkini Perpus Kemendikbud. Kenali lebih dekat dan mari berkunjung ke sana. Video diiringi musik dari Bruno Mars berjudul Count on Me.

Advertisements