Posts Tagged ‘#tahapanperkembangananak’

Saya melihat mereka menyeberangi kekosongan

Lebih luas dan lebih dalam 

Dari ruang dan waktu

Seluruh keberadaanku

 

Terletak antara hati dan bunga mawar

Nyala api, burung-burung, helai-helai rumput. 

Jauh di bawah kedalam batin mereka

Mencabut daun dari bunga, sayap dari lalat

 

Menghantui hati dengan pisau bedah

Dan mencerai beraikan debu hidup itu dengan lensa

Sebab di kala senja, kilat dan nyamuk di udara

Mereka mengungkapkan misteri alam

 

Menyatakan Aku-lah Ada, meski tetap tanpa nama

(Kathleen Raine, “Exile” dalam The Collected Poems of Kathleen Raine, Hamish Hamilton, 1956)

 

Judul: Anak-anak Mencari Jati Diri

(Telaah Atas Perilaku Anak Sebagai Pengungkap Diri yang Asli)

Judul Asli: Children in Search Of Meaning

Penulis: Violet Madge

Penerbit:  BPK Gunung Mulia, Jakarta

Edisi: I, 1991

 

Pernahkah anda melihat seorang anak bertanya dari mana datangnya air mata atau kenapa mata ibu mengeluarkan air? Bukankah air itu berasal dari akar pohon yang menyerap hujan? Bagaimana seorang sapi bisa melahirkan, dan bagaimana kok ada cicak mati?

Di situlah kita melihat bahwa ada beberapa tahapan dalam pendidikan anak. Dimana buku yang sudah lama terbit ini mendedahkan bahwa perkembangan atau pertumbuhan anak itu dilalui lewat pelbagai macam pertanyaan. Di mana orang tua harus menjawab dengan jujur.

Buku ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama tentang Penemuan atas Dunia dan Manusia dan Kedua Beberapa refleksi  anak mencari jati diri. Pada bagian pertama terdiri dari tiga bab yaitu pendidikan masa kanak-kanak, pendidikan masa remaja, dan pendalaman pengertian selama Sekolah Dasar.

Tipis Namun Padat Berisi

Buku yang keren namun tipis ini (119 halaman), ini sudah menggebrak dari awal pembaca ketika kita dihadapkan pada beberapa pertanyaan mendasar dari seorang anak ketika mulai belajar bicara, menimpali ketika dinasehati dan melanggar perintah agama ketika diperingatkan orang tua sejak kecil. Tiga tahapan itu ada dalam bagian pertama isi buku ini.

Di setiap bab dalam buku ini disertai ringkasan, misalnya tentang anak-anak kecil mencari makna hidup dengan mencari jawaban kedua (second opinion) segala keingintahuan mereka akan gejala alam maupun manusia dengan bertanya kepada sahabat atau saudara untuk memuaskan rasa ingin tahu mereka.

Banyak pengalaman itu timbul lewat permainan, yang membenarkan pendapat Froebel bahwa: “Permainan itu bukan hal yang remeh , melainkan hal yang sangat penting dan mempunyai arti yang sangat mendalam.

Sedangkan menjelang remaja anak akan banyak, berpikir lebih keras, berfantasi (imaginasi), melihat drama dan tidak henti bertanya tentang bagaimana cara mencari kebebasan. Dimana masa remaja ini saya sepakat dengan Prof. Jeffrey bahwa ” Seperti yang dibuktikan dalam kepandaian anak-anak, akal budi manusia terus mencari makna dalam segala keadaan

Pesan Misterius  Anak yang Tersirat Sejak Embrional

Di balik kegiatan anak dari mulai menggambar, berbicara, mengetik, bermain, mendengarkan musik, menonton film, main game, beribadah, bermain bersama teman, liburan untuk jalan-jalan terdapat suatu maksud yang terdalam untuk mengungkap jati diri dalam kaitannya dengan dunia luar dan orang sekitarnya. Benih pemahaman tentang agama atau Ketuhanan juga tersirat walau masih embrional.

Jadi, melalui pengalaman atas dunia di sekitar mereka dan melalui hubungan antar sesama anak-anak sampai dewasa, tua dan meninggal dunia dapat sampai ke penemuan bahwa dalam pencarian atas jati diri masih terdapat misteri yang tidak dapat dipecahkan kelak dia menjadi apa dan meninggalnya seperti apa.

Makanya seperti apapun anak kita, jangan terlalu mengatur anak.  Biarkan dia menjadi dirinya sendiri, jangan terlalu dibanggakan kelebihan dan kekuranggannya dan juga kita harus menjaga agar meninggal dengan penuh keselamatan.

Kita boleh belajar untuk menghayatinya dengan semakin lebih bermakna, untuk menembusnya dengan semakin ciri-cirnya, namun betapapun dalam kita memasukinya dan mempelajari rahasia-rahasia anak, misteri itu tetap misterius.

Perpustakaan Kabupaten Blitar

8 Oktober, 2018

Pukul 10.14

 

Advertisements